info@man3kediri.sch.id

Uji Kompetensi Keterampilan MAN 3 Kediri: Bukti Nyata Relevansi Kurikulum dengan Dunia Industri

Uji Kompetensi Keterampilan MAN 3 Kediri: Bukti Nyata Relevansi Kurikulum dengan Dunia Industri

Kab.Kediri (MAN 3) – Dua ratus lima belas siswa MAN 3 Kediri dari lima keterampilan menjalani Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) yang digelar serentak pada Senin(15/12). UKK ini merupakan puncak dari proses pembelajaran praktik yang bertujuan mengukur sejauh mana keterampilan siswa telah sesuai dengan standar industri. Lima bidang keterampilan yang diuji adalah Manajemen Bisnis dan Pemasaran (MBP), Desain Grafis, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Tata Kecantikan, dan Tata Busana, yang masing-masing dilaksanakan di lokasi berbeda, mulai dari lab komputer hingga aula atas.

Sebelum pelaksanaan UKK, kegiatan ini diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak MAN 3 dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi). Kepala MAN 3, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I., menyambut baik kolaborasi tersebut. “Kerja sama dengan DuDi ini adalah kunci untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis dan vokasional agar siap kerja atau berwirausaha, memperluas peluang mereka di dunia industri ataupun melanjutkan pendidikan,” ungkap Jamiluddin, menegaskan komitmen dalam mempersiapkan hasil lulusan yang kompeten.

Bidang Manajemen Bisnis dan Pemasaran (MBP) yang diikuti 26 siswa di Lab Komputer Barat, berfokus pada materi Digital Marketing dengan DuDi mitra Terra Komputer Kediri. Siswa dinilai oleh instruktur Supriadi, S.Kom., dan guru pembimbing Anisa Julia Irmawati, S.Pd., dalam pembuatan Bisnis Plan dan Website Usaha. Sementara itu, 68 siswa Desain Grafis di Ruang Desain Grafis diuji dalam Desain Poster Film dengan penilaian meliputi aspek desain visual, isi, estetika, dan orisinalitas oleh Instruktur Santo Yanuarso dari Terra Computer System Kediri dan Guru Nurma Ambar Wahyuni, S.Sn.

Di bidang teknologi, 63 siswa kelas XII Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang bertempat di Lab Komputer Timur, diuji keterampilannya dalam Figma Design Web oleh Instruktur Wiwin Andriana A.Md.Kom., dan Guru Moh Ichwan Khasan. Di tempat berbeda, 58 siswa Tata Kecantikan di Aula Atas menampilkan keahlian mereka dalam Evening Makeup yang dinilai totalitas makeup korektif dan detailnya, dengan pendampingan dari Instruktur Yuliati Asmiah, S.Pd., dan Guru Putri Arini Slamet, S.Pd.

UKK Tata Busana memiliki durasi paling panjang, dilaksanakan selama tiga hari (15–17 Desember) di Ruang Tata Busana, dengan materi Rok Batik. Instruktur dari Srikandi Duta Karya Indonesia, Sri Wardayaningrum, S.E, dan Cantika Ceren J, menilai proses jahit, presentasi, dan tanya jawab 67 siswa (1 siswa dan 66 siswi) keterampilan tersebut.

Nurma Ambar Wahyuni, S.Sn., selaku guru Desain Grafis, menyampaikan harapannya terkait kegiatan ini. “Kami berharap UKK ini bisa memacu kreativitas siswa, tidak hanya sekadar bisa mendesain, tetapi juga memahami bahwa karya mereka harus memiliki nilai jual dan sesuai kebutuhan klien. Ini adalah bekal nyata untuk masa depan mereka,” ujar Nurma, menekankan pentingnya kualitas dan relevansi skill yang diuji.(Humas)