info@man3kediri.sch.id

Guru MAN 3 Kediri Raih Juara 1 Bulutangkis Se-Jawa Timur: Lorenza Arganata Jadi Penentu Kemenangan Dramatis di Final!

Guru MAN 3 Kediri Raih Juara 1 Bulutangkis Se-Jawa Timur: Lorenza Arganata Jadi Penentu Kemenangan Dramatis di Final!

Kab.Kediri (MAN 3) – Keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur patut berbangga. Salah satu pendidik terbaiknya, Lorenza Arganata, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dari MAN 3 Kediri, sukses merebut gelar juara pertama dalam Kejuaraan Bulutangkis antar-Wilayah Kerja (Wilker) se-Jawa Timur. Kejuaraan bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80. Dalam turnamen yang mempertandingkan empat kategori utama—Kelas Pejabat, Kelas Usia 100, Kelas Usia 90, dan Kelas Bebas—Lorenza Arganata diturunkan di Kategori Kelas Bebas, dan perannya terbukti penting.

Tim Wilker Kediri Raya berhasil melaju ke babak final dan harus berhadapan dengan lawan tangguh, Wilker Malang. Pertandingan final berjalan sengit dan penuh drama. “Pertandingan berjalan sangat berat. Kami sempat tertinggal poin, dan saat itu, harapan tim seolah bergantung pada partai terakhir, yaitu partai saya di Kelas Bebas,” ujar Lorenza saat dihubungi.

Memikul beban sebagai pemain penentu kemenangan (deciding game), Lorenza Arganata menunjukkan mental juara dan performa yang luar biasa. Meski tim dalam posisi must win untuk mengamankan gelar, Lorenza berhasil mengatasi tekanan. Ia bermain dengan taktis, ulet, dan penuh semangat juang, hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.Kemenangan dramatis yang berhasil dicetak Lorenza di partai terakhir ini tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga memastikan Wilker Kediri Raya keluar sebagai Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis HAB Kemenag ke-80 Se-Jawa Timur.

Kepala MAN 3 Kediri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang ditorehkan guru mereka. “Pak Lorenza tidak hanya mencetak atlet berprestasi di madrasah, tetapi juga membuktikan kualitasnya sendiri di tingkat provinsi. Semangat juang dan sportivitas ini adalah teladan bagi seluruh siswa dan staf kami,” ungkapnya. Prestasi ini sekali lagi menegaskan bahwa guru-guru di lingkungan Kementerian Agama tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di kancah olahraga.(Humas)