
Kab.Kediri (MAN) – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara MAN 3 Kediri pada Senin pagi (22/9). Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) beserta para siswa dengan tertib mengikuti kegiatan apel pagi rutin. Momen ini tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai wadah untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh civitas academica.

Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Pengembang Mutu, Laili Candrayani, M.Si. Dalam awal amanatnya, beliau secara khusus memberikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah menjalankan tugas mereka dengan baik dan penuh tanggung jawab. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang mengikuti jalannya upacara dengan tertib, yang kemudian disambut tepuk tangan meriah dari seluruh barisan.

Fokus utama amanat yang disampaikan oleh Laili Candrayani adalah pentingnya menumbuhkan “kesadaran diri”. Beliau menekankan bahwa kesadaran diri merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter. Kesadaran ini mencakup tiga aspek vital, yaitu kesadaran terhadap diri sendiri, kesadaran terhadap teman, dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa manfaat dari menumbuhkan kesadaran diri pada akhirnya akan kembali kepada setiap individu. “Untuk kesadaran terhadap diri sendiri, semisal sadar untuk belajar dengan giat. Manfaatnya bukan untuk orang lain, tetapi untuk masa depan kalian sendiri, seperti meraih kesuksesan yang dicita-citakan,” ujar Laili memberikan contoh konkret yang mudah dipahami oleh para siswa.

Suasana menjadi lebih membanggakan ketika Laili Candrayani secara langsung mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi berprestasi. Beliau mengumumkan bahwa madrasah akan memberikan beasiswa pendidikan sebagai bentuk penghargaan. Prestasi yang diraih pun sangat beragam, mulai dari juara MTQ, juara paduan suara tingkat nasional, bela diri tingkat kabupaten, hingga juara di bidang olahraga seperti futsal dan lari, serta juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten.

Apresiasi dari MAN 3 Kediri tidak berhenti pada siswa saja. Sebagai bukti kepedulian yang luar biasa terhadap seluruh proses pendidikan, madrasah juga memberikan penghargaan kepada Bapak dan Ibu guru yang telah menjadi pembina dan pendamping para siswa dalam meraih prestasi. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan siswa adalah buah dari kerja sama dan dukungan solid dari para pendidik.

Dengan demikian, apel pagi di MAN 3 Kediri kali ini menjadi sebuah momentum yang lengkap. Tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana refleksi, motivasi, dan perayaan atas kerja keras. Kegiatan ini menegaskan komitmen MAN 3 Kediri untuk tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademis, tetapi juga generasi yang sadar diri dan berkarakter mulia.(Humas)