
Kab. Kediri (MAN 3) – Memasuki hari ke-15 Ramadan, seluruh Guru, Tenaga Kependidikan (GTK), dan siswa MAN 3 Kediri berkumpul dengan khidmat di Masjid Al-Hidayah untuk mengikuti kegiatan kultum rutin. Suasana spiritual terasa begitu kental saat Ustadz Achmad Nur Kamali naik ke mimbar untuk memberikan tausiyah. Mengawali ceramahnya dengan lantunan Surah Al-Ashr, beliau mengingatkan seluruh jamaah bahwa kerugian besar mengintai siapa saja yang menyia-nyiakan waktu tanpa amal saleh.

Dalam inti penyampaiannya, Ustadz Achmad Nur Kamali menekankan pentingnya manajemen waktu bagi seorang muslim, terutama bagi para pelajar. Beliau menegaskan, “Waktu adalah aset yang tidak bisa diputar kembali, maka manfaatkanlah masa muda dan kesempatan hidupmu sebelum penyesalan datang di hari tua.” Pesan ini diperkuat dengan hadis Nabi SAW mengenai prinsip “Ingat lima perkara sebelum datangnya lima perkara,” yang mengajak setiap individu untuk produktif sebelum masa sempit menghampiri.
Menutup kultumnya, beliau mengolaborasikan berbagai perspektif pepatah dunia untuk memberikan pemahaman yang lebih luas. Beliau menjelaskan bahwa jika budaya Barat mengenal istilah time is money, maka dalam khazanah bahasa Arab terdapat ungkapan yang lebih tajam, yaitu al-waktu kassaif yang berarti waktu laksana pedang. Jika manusia tidak mampu menggunakannya dengan baik, maka waktu jualah yang akan menebas dan menghancurkan dirinya.(Humas)