
Kab.Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri kembali menjadi pusat perhatian sebagai lokasi rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, H. Achmad Faiz, S. Ag, M. HI, beserta jajaran Kasubag TU dan Kasi. Tak ketinggalan, Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, A. Zamroni, S. Ag, M. Pd. I, serta perwakilan dari Pengadilan Agama, hingga ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII turut mengawal proses pengamatan ini.

Proses pemantauan yang dilakukan pada pukul 17.56 WIB di wilayah Kandangan menunjukkan bahwa hilal berada pada posisi -1 derajat. Kondisi ini secara teknis menandakan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, diputuskan bahwa hilal tidak terlihat, sehingga awal bulan suci Ramadan ditetapkan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam sidang isbat yang dipimpin oleh perwakilan Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, suasana berlangsung terbuka dan khidmat. Pimpinan sidang memberikan kesempatan bagi siapa pun yang merasa melihat hilal untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah. Namun, hingga batas waktu ditentukan, seluruh peserta menyatakan tidak melihat hilal. Hasil ini kemudian diserahkan secara resmi kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, H. Achmad Faiz untuk diteruskan ke Kementerian Agama pusat sebagai laporan resmi daerah.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, A. Zamroni, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MAN 3 Kediri sebagai tuan rumah penyelenggaraan rukyatul hilal yang sukses. Secara khusus, beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala MAN 3 Kediri atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Momen ini menjadi penutup rangkaian tugas yang berkesan dalam mendukung agenda keagamaan nasional di Kediri.(Humas)