info@man3kediri.sch.id

Hari Pertama Ujian BTQ MAN 3 Kediri Berjalan Khidmat dan Lancar

Hari Pertama Ujian BTQ MAN 3 Kediri Berjalan Khidmat dan Lancar

Kab.Kediri (MAN 3)– Pelaksanaan hari pertama ujian Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di MAN 3 Kediri pada Selasa (09/06) berjalan dengan sangat khidmat dan lancar. Seluruh siswa kelas 10 dan 11 MAN 3 Kediri diwajibkan mengikuti ujian ini sebagai salah satu syarat kelulusan utama bagi program belajar mereka di madrasah. Pihak madrasah memandang ujian ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah instrumen penting untuk mengukur serta memastikan standar kompetensi keagamaan dan literasi Al-Qur’an setiap peserta didik tercapai dengan baik sebelum mereka menyelesaikan masa studinya.

​Pelaksanaan ujian BTQ ini diatur secara serentak di puluhan ruang kelas dengan melibatkan puluhan tenaga penguji setelah aktivitas ibadah pagi. Kegiatan evaluasi ini dimulai tepat setelah seluruh siswa melaksanakan sholat dhuha berjamaah, memanfaatkan 24 ruang kelas yang tersebar di lingkungan madrasah. Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia mengerahkan 24 penguji berkompeten yang bertugas secara intensif menyimak dan menilai kemampuan melafalkan serta menulis ayat suci dari setiap peserta yang dipanggil satu per satu.

​Materi keagamaan yang diujikan pada hari pertama ini dibedakan secara terstruktur berdasarkan tingkatan jenjang kelas masing-masing siswa. Untuk siswa kelas 10, fokus pengujian materi hafalan dan tajwid ditekankan pada rumpun Surat Al-Balad sampai dengan Surat Al-Qari’ah. Sementara itu, siswa kelas 11 mendapatkan bobot ujian yang lebih tinggi dengan cakupan materi hafalan yang dimulai dari Surat Al-Insyiqaq hingga Surat At-Takwir, guna memastikan adanya kesinambungan serta peningkatan kualitas hafalan di tiap tingkatannya.

​Ujian ini mendapatkan respons yang sangat positif dan memicu motivasi tersendiri bagi para siswa yang menjalaninya. Salah satu siswi kelas 11 C, Mirta, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya yang besar sesaat setelah keluar dari ruang pengujian. “Alhamdulillah dengan adanya ujian ini saya antusias bu, karena banyak ilmu yang didapat, benar salah dari tajwid yang kita baca dan kita juga bisa memperdalam hafalan,” tutur Mirta dengan penuh semangat saat diwawancarai di koridor kelas.

​Rangkaian ujian ubudiyah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut untuk memastikan seluruh aspek penilaian terpenuhi secara komprehensif. Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, memberikan apresiasi yang tinggi atas kelancaran jalannya ujian di hari pertama ini serta menegaskan pentingnya program tersebut bagi karakter siswa. “Ujian ubudiyah ini berlangsung selama dua hari, dan kami berharap momentum ini menjadi sarana pembiasaan yang baik agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar tertanam sekaligus diaplikasikan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari mereka,” tegas Jamiluddin saat memantau jalannya ujian.(Humas)