
Kab.Kediri (MAN 3) – Pelaksanaan hari keempat Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di MAN 3 Kediri berfokus pada pemeriksaan kondisi fisik murid melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Kamis, (16/7). Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah dengan melibatkan langsung Petugas Puskesmas Kecamatan Kandangan sebagai wujud pemantauan kondisi fisik murid sejak dini. Melalui CKG ini, status gizi, kesehatan indra, serta kesehatan umum para peserta didik baru diperiksa secara menyeluruh agar faktor risiko kesehatan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat oleh pihak madrasah, orang tua, maupun tenaga medis.

Sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai, seluruh murid baru tetap diwajibkan mengikuti rutinitas pembiasaan pagi yang religius di masjid madrasah. Sejak pagi hari, Kepala Madrasah, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I., bersama jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menyambut langsung kedatangan para murid di gerbang sekolah dengan penuh kehangatan. Setelah penyambutan tersebut, seluruh murid segera menuju masjid untuk melaksanakan ibadah salat dhuha berjamaah, pembacaan surat Yasin, serta doa bersama demi kelancaran aktivitas belajar. Bagi siswi perempuan yang sedang uzur atau berhalangan, mereka dikelompokkan tersendiri di samping perpustakaan untuk mengamalkan pembacaan sholawat dan Asmaul Husna.

Agenda hari keempat ini juga diisi dengan pembentukan karakter generasi muda melalui sosialisasi program unggulan nasional setelah sesi istirahat siang. Kepala Madrasah bersama tim penanggung jawab memberikan pemaparan mengenai Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dirancang sebagai rutinitas harian untuk membangun generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat. Dalam pengarahannya, Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin menegaskan, “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting yang harus kalian terapkan sehari-hari agar kalian tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang sehat dan mempunyai karakter yang kuat”, jelas Jamiluddin, yang kemudian diselaraskan dengan pemberian materi anti-korupsi.

Selain itu, para murid dikenalkan dengan program Kader Bunda Modiis dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) MAN 3 Kediri yang berfokus pada penguatan nilai-nilai toleransi, cinta tanah air, serta penanaman prinsip Panca Cinta, serta gerakan anti-kekerasan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Untuk mencairkan suasana dan menguji pemahaman, kader Buda Modiis menggelar sesi kuis interaktif menggunakan media “pohon karakter”, di mana para murid baru aktif menempelkan daun-daun komitmen moral dan menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan.

Rangkaian kegiatan pada hari Kamis tersebut diakhiri dengan evaluasi bersama dan pelaksanaan ibadah salat dhuhur berjamaah di masjid madrasah. Setelah seluruh materi dan pengecekan kesehatan selesai, panitia mengumpulkan murid untuk melakukan refleksi singkat mengenai kegiatan yang telah berlangsung sepanjang hari. (Humas)