
Kab.Kediri (MAN 3) – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) MAN 3 Kediri mengikuti Pembinaan Mental Spiritual secara daring yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Senin (24/8). Bertempat di Aula Atas MAN 3 Kediri, para pegawai menyimak rangkaian acara yang dipusatkan di Aula Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Jatim melalui integrasi Zoom dan siaran langsung YouTube secara khidmat.

Kegiatan pembinaan mental spiritual kali ini dikemas melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M bertema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia”. Integrasi nilai keagamaan dan kebangsaan ini bertujuan memperkuat integritas serta keimanan para aparatur negara di lingkungan pendidikan dalam menjalankan pelayanan publik.

Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Saihul Hadi, menegaskan pentingnya momentum pembinaan spiritual ini bagi seluruh aparatur negara. “Tujuan kegiatan hari ini adalah untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW agar kita bisa mengenang, meneladani, dan mencintai beliau. Sebagai ASN, kita diharapkan mampu meneladani akhlak beliau sekaligus mensyukuri nikmat kemerdekaan Republik Indonesia,” tuturnya di hadapan puluhan ribu peserta se-Jawa Timur.
Suasana pembinaan makin menyejukkan dengan hadirnya tausiah dari KH. Abdul Malik Sanusi, Pengasuh PP Nurusyam Bondowoso. Ia mengingatkan peserta untuk meneladani kelembutan dan romantisme Rasulullah SAW dalam berumah tangga, seperti kerendahan hati beliau yang memuliakan istrinya, Siti Aisyah RA. Pesan ini menekankan bahwa pembinaan karakter ASN tidak hanya berdampak pada lingkungan kerja, tetapi juga pada keharmonisan keluarga.
Diawali lantunan selawat Mahalul Qiyam oleh Tim Banjari Al-Ikhlas dan diakhiri doa keselamatan untuk bangsa, pembinaan mental spiritual ini menjadi pengingat pentingnya pembentukan karakter yang berkelanjutan. Bagi ASN MAN 3 Kediri, partisipasi virtual ini diharapkan mampu menginternalisasikan nilai keteladanan Rasulullah SAW ke dalam budaya kerja madrasah yang profesional dan berakhlak mulia.(Humas)