info@man3kediri.sch.id

MAN 3 Kediri Siap Go International Melalui Korea Muslim Federation

MAN 3 Kediri Siap Go International Melalui Korea Muslim Federation

Kab.Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri resmi melebarkan sayapnya di kancah internasional melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Upgrading GTK Madrasah Berasrama dan Penguatan Kerja Sama dengan Korea Muslim Federation (KMF). Kegiatan strategis ini berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (21–22 Juli 2026), bertempat di Ballroom Lacewing Lantai 7, Hotel Best Western Papilio, Surabaya. Langkah progresif ini menjadi komitmen nyata dari MAN 3 Kediri untuk meningkatkan mutu tata kelola sekaligus daya saing madrasah di tingkat global.

Acara berskala regional ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, serta Tim GTK Kanwil Kemenag Jatim. Sebanyak lebih dari 60 kepala madrasah berasrama beserta para pembina asrama se-Jawa Timur turut hadir dalam forum tersebut, termasuk pembina asrama MAN 3 Kediri, Nurul Mukhlishin. Kehadiran para pimpinan lembaga serta pembina ini bertujuan memperkuat manajemen pengelolaan serta meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan guna menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.

Agenda utama dalam pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKM) antara kepala madrasah dengan pihak Korea Muslim Federation yang diwakili oleh Mr. Kim Hyungmin selaku General Manager KMF Cabang Busan. Kerja sama internasional ini secara khusus membuka peluang kolaborasi yang luas, meliputi program pertukaran guru, penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi, hingga penguatan program dakwah lintas negara. Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan intensif mengenai kebijakan tata kelola asrama, metode pembelajaran berbasis best practice kolaboratif, serta sosialisasi strategi pembelajaran Kitab Kuning (Qurubut Turots).

Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, yang hadir langsung bersama pembina asrama menyambut optimis sinergi internasional ini sebagai jembatan emas bagi lompatan mutu madrasah. “Alhamdulillah, melalui penandatanganan kerja sama dengan Korea Muslim Federation ini, MAN 3 Kediri secara resmi memulai langkah nyata menuju internasionalisasi madrasah. Kami berharap peluang pertukaran guru dan beasiswa ini dapat menjadi stimulan untuk melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya kokoh secara spiritual, tetapi juga memiliki daya saing global yang tinggi di dunia internasional,” tegas Jamiluddin saat memberikan keterangan di sela-sela acara.

Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan sarapan bersama di Resto Lantai 7 sebelum memasuki sesi materi inti dan pleno penutupan forum. Agenda ilmiah dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemaparan materi Manajemen Madrasah Berasrama oleh Prof. Dr. Muhammad Tohir, M.Pd., yang kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Strategi Pembelajaran Kurubut Turots oleh Tim Pengembang Pembelajaran Kitab Kuning. Memasuki sesi organisasi, seluruh peserta terlibat aktif dalam Pemilihan Ketua dan Pengurus Forum Madrasah Berasrama Jawa Timur serta Penyusunan Program dan Rekomendasi Forum. Seluruh rangkaian acara berskala regional ini resmi diakhiri pada pukul 10.00 WIB melalui prosesi penutupan oleh Ketua Tim GTK, sekaligus menandai kesiapan MAN 3 Kediri dalam mengimplementasikan visi madrasah yang unggul dan mendunia. (Humas)