
Kab.Kediri (MAN 3) — Aisha Nur Hanifa, murid berprestasi dari MAN 3 Kediri, resmi mengikuti pembukaan pembinaan intensif Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) tahun 2026 jenjang SMA/SMK/MA sederajat pada Senin (20/7) hari ini. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Lembaga Olimpiade Prestasi Indonesia (LOPI) ini dipusatkan di SMAN 1 Kota Kediri untuk sesi pembukaan, sebelum nantinya dilanjutkan dengan pembinaan intensif mata pelajaran geografi dan ekonomi di SMAN 2 Kota Kediri.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Adi Prayitno, membuka secara resmi acara yang menjadi kawah candradimuka bagi para talenta muda berbakat ini. Kompetisi tahun ini terbilang sangat kompetitif, terutama pada bidang Ekonomi. Tercatat ada 15 perwakilan terbaik dari tingkat kabupaten dan kota, yang menjadi bagian dari total 92 peserta keseluruhan yang siap bersaing memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.

Pembina OSN Ekonomi MAN 3 Kediri, Anisa Julia Irmawati, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian anak didiknya yang berhasil menembus persaingan ketat tersebut. Pihaknya mencatat adanya lonjakan kuantitas peserta dari Kediri yang lolos ke tingkat provinsi pada tahun ini. Hal ini menjadi indikator positif bagi perkembangan prestasi akademik di wilayah Kediri dan sekitarnya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga untuk Mbak Aisha Nur Hanifa karena bisa lolos lagi di OSN-K dan dapat mengikuti OSN-P yang cukup ketat ini. Untuk perwakilan Ekonomi sendiri dari Kabupaten dan Kota ada 15 anak, dan untuk perwakilan keseluruhan sebanyak 92 peserta. Alhamdulillah untuk tahun ini Kediri meloloskan hampir tiga kali lipat dari tahun lalu. Doa dan harapannya semoga Mbak Aisha sehat, dimudahkan belajarnya, dilancarkan ujiannya nanti, dan mendapat hasil yang terbaik. Aamiiin,” ujar Anisa Julia Irmawati.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak madrasah yang terus memberikan dukungan penuh terhadap karir akademik murid. Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari kerja keras, konsistensi, dan sinergi yang baik antara murid dan guru pembina.
“Prestasi yang diraih oleh Aisha Nur Hanifa merupakan kebanggaan besar bagi seluruh civitas akademika MAN 3 Kediri. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi setiap langkahnya dalam pembinaan intensif ini. Semoga kerja keras ini membuahkan hasil optimal di tingkat provinsi dan mampu membawa nama baik madrasah hingga ke tingkat nasional,” pungkas Jamiluddin.(Humas)