
Kab. Kediri (MAN 3) – Hari ini, Senin (29/9), seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 3 Kediri berkumpul di Aula Atas untuk mengikuti rapat dinas rutin akhir bulan. Rapat yang dimulai tepat pukul 14.15 WIB ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja dan memantapkan koordinasi program strategis madrasah menjelang pergantian bulan.

Rapat dinas yang dibuka dengan serangkaian acara pembukaan ini langsung dipimpin oleh Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I. Beliau mengawali pertemuan dengan menekankan pentingnya sinergi GTK dalam menghadapi berbagai agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satu poin awal yang ditekankan adalah persiapan Upacara Hari Kesaktian Pancasila, di mana seluruh ASN diminta mengenakan seragam Korpri lengkap, sementara Non-ASN mengenakan seragam biru Kemenag sebagai bentuk penghormatan.

Agenda utama kemudian bergeser pada persiapan kegiatan besar Rihlah Ilmiah dan Tadabur Alam yang dijadwalkan pada 7-11 Oktober 2025. Kepala madrasah meminta kerja sama penuh dari Wali Kelas XI untuk memastikan kesiapan fisik dan kesehatan. Dari 420 siswa, 407 siswa dipastikan mengikuti kegiatan tersebut. “Pastikan kegiatan Rihlah Ilmiah ini menjadi sarana edukasi spiritual,” tegas Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, “di mana para siswa diwajibkan memahami tata cara salat yang benar dengan bimbingan pembina keagamaan, hal ini sebagai bekal utama sebelum mengikuti perjalanan tersebut.”

Drs. Jamiluddin turut menyampaikan kewajiban akademik yang menyertai rihlah tersebut. Setiap siswa yang ikut wajib membuat karya tulis bersifat pribadi, bukan kelompok. Sementara itu, bagi siswa yang berhalangan mengikuti rihlah, mereka tetap diwajibkan membuat karya tulis bertema Sejarah Perjuangan Kabupaten Kediri atau Sejarah Perjuangan Wali/Auliya di Kabupaten Kediri. Langkah ini memastikan aspek ilmiah dan historis tetap terpenuhi bagi seluruh siswa kelas XI.

Selain itu, rapat juga membahas persiapan akademik, yakni pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada 1-7 November 2025. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan “Ngaji Bareng” yang biasa dilakukan guru akan diubah jadwalnya menjadi pagi hari, yaitu pukul 07.00 hingga 07.30 WIB. Perubahan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas keagamaan dan menciptakan suasana religius yang lebih intensif di lingkungan madrasah.

Pada sesi akhir, Kepala MAN 3 Kediri memohon dukungan dan doa dari seluruh jajaran atas partisipasi siswa dalam berbagai kompetisi tingkat nasional dan daerah, termasuk Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) pada 2 Oktober (pengumuman 10 Oktober), ajang Duta Kamtibmas Polres Kediri, dan kompetisi Da’i UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau juga menggarisbawahi persiapan perayaan Hari Santri dan peringatan Sumpah Pemuda.

Khusus untuk Bulan Bahasa dan Peringatan Sumpah Pemuda, direncanakan akan ada kegiatan seperti membaca teks Sumpah Pemuda, lomba baca puisi, dan menulis cerpen yang akan di-ISBN-kan. Rangkaian kegiatan ini puncaknya akan ditutup dengan upacara Sumpah Pemuda di mana penghargaan atas semua kegiatan dan lomba yang diikuti oleh siswa dan panitia akan diserahkan secara simbolis, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kontribusi seluruh warga madrasah.(Humas)