
Kab.Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri hari ini Senin (29/9) resmi menerima mahasiswa magang tahun 2025 dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Acara penerimaan yang bertempat di Aula Atas MAN 3 Kediri berlangsung khidmat dengan diawali pembukaan oleh pembawa acara Alfiatul Nurul Aini yang memandu jalannya prosesi penyambutan.

Hawin Muzaki, dosen pembimbing dari UIN Tulungagung, turut hadir mendampingi para mahasiswa. Dalam sambutannya, salah satu perwakilan mahasiswa, Ninik Sartika Dewi, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan MAN 3 Kediri untuk melaksanakan praktik magang. Ia berharap seluruh mahasiswa mendapatkan pengalaman pertama yang berharga di dunia pendidikan, sekaligus memohon bimbingan dan maaf jika selama magang terdapat kesalahan.

Sementara itu, Dosen UIN Tulungagung, Hawin Muzaki, menegaskan bahwa kegiatan magang tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Jika dahulu dibagi menjadi Magang 1 dan Magang 2, kini keduanya digabung menjadi satu tahapan. Para mahasiswa akan menjalani observasi selama dua minggu untuk mengenal budaya di MAN 3 Kediri, kemudian melaksanakan praktik mengajar sebanyak empat kali dengan pendampingan guru pamong. Sebanyak 12 mahasiswa ikut serta dalam program ini.

Dalam pesannya, Hawin juga mengingatkan “Senantiasa jaga sopan santun, jangan lupa menyapa guru dan warga madrasah, dan jadikan kesempatan magang ini sebagai pengalaman yang sangat berharga,” pesan Hawin, dengan tegas. Beliau juga tak lupa menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari MAN 3 Kediri, sambil berharap bahwa kerja sama yang telah terjalin melalui MoU ini akan semakin memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan di masa depan.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,” ujar Jamiluddin, Kepala MAN 3 Kediri dalam sambutannya, juga menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi para mahasiswa PPL di MAN 3 Kediri. Beliau berpesan agar mahasiswa segera mempelajari sejarah, administrasi, dan prestasi MAN 3 Kediri, sekaligus memahami pergeseran paradigma guru dari masa lalu, masa kini, dan masa depan. Lebih lanjut, beliau mengingatkan agar para mahasiswa membiasakan diri dengan kultur khas madrasah, termasuk pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), sholat dhuha, dan sholat berjamaah, sebagai bekal penting selama praktik mengajar.

Beliau juga menegaskan bahwa seorang guru bukan hanya bertugas menilai atau mengevaluasi, melainkan juga menjadi teladan yang baik bagi peserta didik. Oleh karena itu, mahasiswa magang diharapkan tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga belajar menanamkan nilai-nilai karakter dan keteladanan.

Acara ditutup dengan prosesi penyematan secara simbolis oleh Kepala MAN 3 Kediri kepada perwakilan mahasiswa magang. Penyematan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan magang 2025 di MAN 3 Kediri sekaligus menjadi simbol kerja sama erat antara UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan MAN 3 Kediri dalam mencetak calon pendidik profesional yang berkarakter.(Humas)