info@man3kediri.sch.id

PMR MAN 3 Kediri Cetak Relawan Muda Tangguh lewat Diklat Penempuhan Badge dan Scarft

PMR MAN 3 Kediri Cetak Relawan Muda Tangguh lewat Diklat Penempuhan Badge dan Scarft

Kab.Kediri (MAN 3) – Palang Merah Remaja (PMR) MAN 3 Kediri menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Penempuhan Badge dan Scarft untuk mencetak kader-kader relawan muda yang tangguh dan siap siaga. Acara ini berlangsung dinamis di Meeting Room 1 MAN 3 Kediri pada Sabtu (27/9), diikuti oleh 70 anggota baru dari kelas X dan XI serta didukung penuh oleh 40 panitia dan guru pendamping. Diklat ini merupakan gerbang wajib bagi anggota baru untuk secara resmi menyandang identitas relawan kemanusiaan di madrasah tersebut.

Kegiatan dibuka dengan Apel Pembukaan yang penuh khidmat pada pukul 07.00 WIB. Dalam amanatnya, Pembina Apel, Adeva Diansari, memberikan penekanan mendalam tentang makna dari pelatihan tersebut. “Kegiatan diklat ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga sebuah proses pembinaan mental, disiplin, serta penguatan jiwa kepalangmerahan,” ujar Adeva. Ia juga menegaskan bahwa “Badge dan scarf yang akan kita raih bukan hanya simbol, melainkan bukti kesiapan kita untuk mengabdi dengan sepenuh hati sebagai relawan kemanusiaan.”

Selama diklat, para peserta dibekali dengan dua materi inti kepalangmerahan yang krusial. Materi pertama adalah Perawatan Keluarga (PK), yang disampaikan secara lugas oleh pemateri berpengalaman, Teguh. Sementara itu, materi penting lainnya, Pertolongan Pertama (PP), diisi langsung oleh Indomi Jus Prabowo, yang fokus pada peningkatan keterampilan dasar penanganan korban secara cepat dan tepat.

Rangkaian kegiatan diklat dirancang padat sejak pagi hingga sore, dimulai dengan check-in dan pengumpulan telepon genggam untuk memaksimalkan fokus. Setelah sesi materi yang intens, peserta disuguhkan tontonan singkat mengenai sejarah dan kiprah PMR sebelum memasuki istirahat siang. Mereka kemudian menjalankan ibadah salat dan makan bersama yang menjadi momen penting untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antaranggota.

Di paruh waktu sore, suasana menjadi lebih cair dan meriah dengan diadakannya pentas seni (pensi). Aksi panggung dari para peserta tidak hanya menjadi wadah hiburan dan pelepas penat, tetapi juga sebagai ajang untuk mengekspresikan kreativitas dan mempererat tali persaudaraan. Pensi ini menjadi penyeimbang yang efektif setelah serangkaian materi teoritis yang serius.

Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen kebersamaan dan perjuangan. Ditutup dengan doa dan sesi sayonara pada pukul 15.10 WIB, Diklat Penempuhan Badge dan Scarft PMR MAN 3 Kediri sukses menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kesiapsiagaan. Diharapkan, seluruh anggota baru dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan menjadi duta kemanusiaan di lingkungan madrasah dan masyarakat.(Humas)