info@man3kediri.sch.id

Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Kediri Ikuti Ngaji Bareng Gus Imam Baihaqi

Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Kediri Ikuti Ngaji Bareng Gus Imam Baihaqi

Kab.Kediri (MAN 3) – Hari ini, Jum’at (1/8), seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Kediri mengikuti ngaji bareng bersama Gus Imam Baihaqi, Pengurus Pondok Pesantren Ma’hadut Tholabah. Dalam penyampaiannya, Gus Imam membahas mengenai pentingnya menjaga lisan dan ucapan yang dapat mencelakai orang lain.

Gus Imam menyampaikan bahwa orang yang mati syahid sudah ada jatah masuk surga, namun beliau juga mengingatkan tentang bahaya ucapan yang tidak membawa manfaat. Beliau menceritakan sebuah kisah pada zaman Rasulullah SAW, di mana seorang sahabat melihat seorang yang meninggal dalam peperangan dan langsung mengatakan bahwa orang tersebut masuk surga.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Imam juga membahas tentang 8 perkara yang harus dijauhi, antara lain berbohong dan mengingkari janji. Berbohong dianggap sebagai dosa besar dan dapat membuat seseorang dianggap hina. Gus Imam juga menekankan pentingnya menepati janji dan tidak memberikan harapan yang tidak dapat ditunaikan. Mengingkari janji adalah tanda kemunafikan fil ‘amal, meskipun tingkatannya masih dibawah munafik fil iman.

Gus Imam juga memberikan tips untuk introspeksi diri dengan melihat kejelekan orang lain, sehingga kita dapat mengetahui jika kita melakukan kejelekan yang sama. Dengan demikian, kita dapat memperbaiki diri dan menjadi lebih baik.

Jamiluddin, Kepala MAN 3 Kediri, mengatakan, “Kegiatan ngaji bareng ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Kediri dalam meningkatkan keimanan dan kualitas diri.”(ESA/AF)