
Kab.Kediri (MAN 3) – Masjid Al-Hidayah MAN 3 Kediri menjadi saksi bisu terciptanya harmonisasi antara nilai-nilai spiritual dan manajemen akademik. Dalam memperingati malam Nuzulul Qur’an pada Jumat (6/3), keluarga besar MAN 3 Kediri menggelar rangkaian acara yang khidmat sekaligus edukatif.

Acara ini tampil istimewa dengan keterlibatan aktif Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang bersinergi erat dengan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kehadiran Ketua DWP MAN 3 Kediri, Ny. Chisna Barorin, serta Pengawas Madrasah Aliyah Kemenag Kabupaten Kediri, Ibu Hj. Yaqutatun Hamroh, semakin menambah kekhidmatan suasana.

Peringatan diawali dengan aspek spiritual yang kental, yakni pelaksanaan Khotmil Qur’an sebanyak tiga kali khataman. Hal ini diniatkan sebagai pembuka pintu keberkahan bagi seluruh civitas akademika madrasah. Tak hanya soal ibadah, acara ini juga menjadi wadah literasi melalui tausiyah dari Dr. Zuhri yang menekankan pentingnya Al-Qur’an dimulai dari lingkup keluarga.

Selain itu, aspek pengembangan diri juga menjadi sorotan. Anggota DWP menunjukkan antusiasme tinggi saat menyimak sosialisasi program beasiswa pascasarjana di UIN SATU Tulungagung, membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia.

Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I, menegaskan bahwa keberhasilan madrasah tidak lepas dari dukungan doa dan peran keluarga besar di balik layar. “Kami meyakini bahwa keberhasilan pendidikan formal bermula dari keharmonisan spiritual. Dukungan dari Ibu-Ibu DWP adalah modal sosial yang sangat penting bagi kami, terutama dalam menyukseskan agenda akademik besar seperti persiapan Ujian Madrasah yang sedang kita hadapi,” tegas Jamiluddin.

Di sisi lain, Ketua DWP MAN 3 Kediri, Ny. Chisna Barorin, mengungkapkan rasa bangganya atas keterlibatan para anggota dalam kegiatan yang memadukan doa dan ilmu ini. “Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat peran perempuan sebagai pendidik utama di keluarga. Melalui Khotmil Qur’an dan silaturahmi ini, kami ingin memastikan bahwa dukungan DWP tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak batiniah bagi kemajuan MAN 3 Kediri,” ujar Ny. Chisna Barorin.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa yang hangat. Momentum ini membuktikan bahwa sinergi antara aspek spiritual dan dukungan keluarga adalah fondasi utama dalam mencetak generasi madrasah yang unggul.(Humas)