
Kab.Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri resmi melepas mahasiswa Asistensi Mengajar, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta UIN Syekh Wasil Kediri. Acara penarikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Al-Ikhlas pada Selasa (19/5). Prosesi pelepasan tersebut menandai berakhirnya masa bakti pengabdian mahasiswa di madrasah, sekaligus memperkuat jalinan kemitraan strategis antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi Islam di Jawa Timur.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh pihak universitas atas bimbingan intensif yang diberikan oleh pihak madrasah kepada para mahasiswa. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UIN Syekh Wasil Kediri menyampaikan rasa terima kasihnya atas ruang berkembang yang telah disediakan. “Kami perwakilan dari UIN Syekh Wasil menghaturkan terimakasih kepada Bapak/Ibu guru pamong telah memberikan ilmu dan bisa menyiapkan mahasiswa kami dapat terjun ke masyarakat, harapan kami kerjasama kami tetap berjalan terbukti membuktikan lulusan terbaik. Ada alumni yang menduduki kursi DPR dua tahun berturut-turut,” ujar Muhammad Nabhani.

Pihak madrasah menyambut hangat penutupan program ini sembari memberikan evaluasi bagi masa depan para mahasiswa. Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, mengingatkan pentingnya adaptasi lingkungan dan keunggulan akhlak di atas kecerdasan intelektual. “Saya selaku kepala madrasah dan mewakili Bapak/Ibu pembimbing mohon maaf apabila kemampuan waktu yang dicurahkan Bapak/Ibu terbatas, untuk kedepannya apabila ada informasi yang dibutuhkan silahkan kami siap membantu. Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa, dengan hadirnya terbantu. Selagi kami masih dipercaya maka kami siap, untuk meraih kesempurnaan dibutuhkan komunikasi. Untuk asistensi ini, untuk adik-adik sudah bagus, untuk selanjutnya perlu diterjemahkan. Karena masing-masing satker punya karakter yang berbeda-beda. Apalah cerdas kalau etika/adab tidak kita junjung tinggi apalah artinya. Kalau ketemu mohon disapa,” tegas Jamiluddin dalam sambutannya.

Rangkaian acara penutupan dirancang secara sistematis untuk memastikan seluruh prosesi perpisahan berjalan dengan sakral dan tertib. Agenda diawali dengan pembukaan, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan UIN Syekh Wasil Kediri, sambutan Kepala MAN 3 Kediri, prosesi pelepasan ID card secara simbolik sebagai tanda berakhirnya masa tugas, dan ditutup dengan pembacaan doa bersama.

Kesuksesan jalannya acara formal ini tidak lepas dari kontribusi penting para pengisi acara yang bertugas sepanjang kegiatan. Agenda dipandu dengan apik oleh Alma Baisyura selaku pembawa acara (MC). Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang syahdu dibawakan oleh Imam Muslim (siswa kelas 10 K), sementara khidmatnya pembacaan doa dipimpin oleh Abd Adiem Radif Ali. Acara ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Dosen Pembimbing Lapangan, yaitu Muhammad Nabhani, M.H., selaku DPL UIN Syekh Wasil Kediri.(Humas)