
Kab.Kediri (MAN 3) – Sebanyak 70 anggota pramuka penegak dari MAN 3 Kediri mengikuti kegiatan Optimalisasi Saka Bakti Husada (SBH) hari ini, Jumat (22/8/2025). Acara yang berlangsung di ruang meeting 2 MAN 3 Kediri ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis para anggota pramuka di bidang kesehatan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri pada 14 Agustus lalu. Saat itu, Pembina Pramuka MAN 3 Kediri, Futikhatul Dea Maharani, berkesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dengan menghadirkan pemateri langsung dari Departemen Promosi Kesehatan Puskesmas Kandangan, yakni Prasasti Tiara Putri, para peserta mendapat informasi langsung dan terpercaya.

Prasasti Tiara Putri menjelaskan bahwa Saka Bakti Husada (SBH) merupakan wadah bagi anggota pramuka untuk mengembangkan diri dalam bidang kesehatan. Tujuannya tidak hanya sebatas pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Dalam pemaparannya, Prasasti Tiara Putri mengenalkan enam Krida Saka Bakti Husada. Enam krida tersebut mencakup lingkungan sehat, keluarga sehat, penanggulangan penyakit, gizi, obat, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Masing-masing krida memiliki peranan penting dalam membentuk karakter anggota pramuka yang peduli terhadap kesehatan.

“Saya sangat mendukung kegiatan optimalisasi Saka Bakti Husada ini. Kami melihatnya sebagai langkah yang tepat karena pematerinya langsung dari pihak puskesmas, sehingga informasi yang disampaikan akurat dan bermanfaat bagi anggota pramuka kami,” ujar Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, dalam keterangannya.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi berlangsung. Mereka menyimak dengan seksama setiap paparan yang disampaikan pemateri. Suasana interaktif pun terjalin saat sesi tanya jawab, menunjukkan ketertarikan para anggota pramuka untuk mendalami setiap materi yang disampaikan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota pramuka MAN 3 Kediri untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi agen perubahan di bidang kesehatan. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, mereka bisa menjadi pionir yang menyebarkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.(EFNS)