info@man3kediri.sch.id

MAN 3 Kediri Terima Kunjungan Supervisi Kurikulum Berbasis Cinta Kanwil Kemenag Jatim

MAN 3 Kediri Terima Kunjungan Supervisi Kurikulum Berbasis Cinta Kanwil Kemenag Jatim

Kab.Kediri(MAN 3) – MAN 3 Kediri menerima kunjungan pendampingan dan supervisi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dari Pengawas Provinsi Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Mochamad Zaenuri, pada Rabu (7/10). Bertempat di Aula Al-Ikhlas, kedatangan tim pengawas yang didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab. Kediri Sahrul Munir serta Pengawas MA Yaqutatun Hamroh ini bertujuan memonitoring pelaksanaan KBC di MAN 3 Kediri yang terpilih sebagai madrasah piloting project KBC Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan diawali dari penyambutan di PTSP, ruang kepala madrasah, hingga peninjauan langsung ke fasilitas pembelajaran. Mochamad Zaenuri berkesempatan masuk ke kelas XII H untuk melihat kelompok belajar, memantau lingkungan mahad, serta mengunjungi ruang keterampilan desain grafis, tata boga, dan tata kecantikan. Selain mencicipi donat buatan siswa dan berfoto bersama juara 1 nasional masakan nusantara, rombongan juga menyaksikan praktik merias oleh teman sebaya sebagai wujud penerapan cinta diri dan sesama.

Pengawas Provinsi Kanwil Kemenag Jatim, Mochamad Zaenuri, menyampaikan apresiasi tinggi atas pembudayaan KBC yang sudah berjalan alami di madrasah. “Disiplin positif dan aspek kognitif bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan bonus dari pembelajaran KBC. Lima pilar KBC terbukti didukung oleh kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. MAN 3 Kediri sudah membudayakan 5S, sangat cinta lingkungan hingga terasa bersih dan rindang, serta membudayakan cinta diri dan sesama tanpa adanya bullying. Praktik baik yang didapatkan adalah MAN 3 Kediri layak menjadi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK),” tegasnya di hadapan Tim KBC MAN 3 Kediri.

Suasana kehangatan dan kebersamaan kian terpancar saat acara berlanjut pada sesi pengarahan dari Kasi Pendma, Sahrul Munir, yang menekankan pentingnya pendekatan holistik dan penilaian karakter yang berkeadilan. Momen tersebut diperkuat oleh sambutan Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, yang menyampaikan rasa syukur serta menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) telah menyatu menjadi budaya di lingkungan MAN 3 Kediri. “Alhamdulillah, Pak Zaenuri bukan orang asing lagi bagi kami karena beliau yang menyampaikan materi saat pelatihan di Surabaya dan memberikan pendampingan KBC di MAN 3 Kediri. Saat ini implementasinya sudah membudaya di madrasah kita, mulai dari penerapan 5S ketika murid datang di mana bapak/ibu guru menyambut hangat, pelaksanaan sholat dhuha, pembacaan Yasin, hingga menciptakan lingkungan yang aman tanpa bullying,” diungkapkan olehnya. Rangkaian kegiatan yang penuh keakraban ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Muhammad Zamroji, sesi foto bersama, serta bincang hangat pada program podcast MAN 3 Kediri yang dipandu oleh Asfa Goni.

Kunjungan supervisi ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 3 Kediri sukses mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam budaya dan ekosistem belajar sehari-hari. Melalui komitmen seluruh jajaran civitas akademika, MAN 3 Kediri siap menjadi percontohan madrasah yang unggul dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, penuh kasih sayang, dan berprestasi.(Humas)