
Kab.Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri menggelar acara penerimaan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan PLP Asistensi Mengajar dari IAI Hasanuddin Pare serta UIN Syekh Wasil Kediri pada Rabu (7/1). Bertempat di aula atas madrasah, kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran wakil kepala, Kepala Tata Usaha, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan guru pamong. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat acara dibuka dengan pembacaan Ummul Kitab, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dosen Pembimbing Lapangan dari IAIH Hasanuddin Pare, Drs. Muhammad Yasminto, M.Pd., secara resmi menyerahkan para mahasiswa kepada pihak madrasah untuk memulai praktik mereka. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pengalaman lapangan ini mencakup aspek yang luas di luar kegiatan belajar mengajar formal. “Tugas kalian tidak hanya mengajar, tetapi juga wajib mengikuti berbagai kegiatan madrasah lainnya. Kami mohon bimbingan kepada Bapak dan Ibu guru pamong, mengingat mahasiswa kami ada yang sudah memiliki pengalaman praktik di lembaga non-formal seperti pondok pesantren dan lembaga bimbingan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Muhammad Nabhani, M.H., selaku perwakilan DPL dari UIN Syekh Wasil Kediri, menyebutkan bahwa MAN 3 Kediri merupakan institusi yang istimewa untuk menimba ilmu. Beliau berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan kompetensi mahasiswa. “Kami mewakili pihak UIN memohon maaf dan keikhlasan Bapak/Ibu sekalian apabila nantinya terdapat kekurangan dari mahasiswa kami selama bertugas di sini. Semoga praktik di tempat yang istimewa ini membawa kemanfaatan yang luar biasa pula,” ungkap Nabhani dalam pidatonya.

Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I., menyambut hangat kehadiran para mahasiswa dan memberikan pesan mendalam mengenai etika serta spiritualitas dalam bekerja. Beliau menekankan pentingnya rasa syukur dan adaptasi cepat terhadap budaya kerja di lingkungan madrasah. “Mohon untuk senantiasa bersyukur, karena bersyukur itu terkadang terasa berat dilakukan. Silakan kalian mengenal lebih dalam lingkungan serta tradisi di MAN 3 ini. Ingatlah, jika kalian ingin sukses dalam hidup, maka perbaikilah kualitas salatmu,” tegas Jamiluddin memotivasi para peserta PPL.

Acara ditutup dengan ungkapan terima kasih dari pihak madrasah atas kepercayaan perguruan tinggi yang telah memilih MAN 3 Kediri sebagai tempat pengembangan bakat calon pendidik. Secara simbolis, Kepala Madrasah membuka rangkaian program PPL dan PLP tersebut sebelum akhirnya sesi ditutup dengan doa bersama.

Melalui program ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara dunia akademik kampus dengan realitas pendidikan di lapangan demi mencetak generasi pendidik yang berkualitas di masa depan.(Humas)