
Kab.Kediri (MAN 3) – Pengelola Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MAN 3 Kediri memenuhi undangan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dispenduk P2KBP3A) Pemkab Kediri untuk berbagi inspirasi. Delegasi yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut meliputi Nurul Lailiyah selaku Ketua SSK, didampingi oleh dua pengelola lainnya, yakni Sri Wahjuni dan Nur Inayah. Kehadiran mereka di hadapan puluhan peserta undangan bertujuan untuk memaparkan materi bertema “Praktik Baik Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan di MAN 3 Kediri” guna memotivasi institusi pendidikan lain di daerah setempat.

Sebagai pengantar, penting untuk memahami bahwa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah program yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran serta kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Program ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, pemahaman, dan sikap yang peduli terhadap isu-isu kependudukan. Dalam penerapannya, jenjang akreditasi atau klasifikasi SSK terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu tingkat dasar, berkembang, hingga tingkat tertinggi yakni paripurna. Status paripurna sendiri menunjukkan bahwa sebuah sekolah telah sukses mengintegrasikan wawasan kependudukan secara komprehensif ke dalam tata kelola institusi, kurikulum pembelajaran, serta pusat sumber belajar yang aktif dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya di hadapan para peserta yang terdiri dari 62 sekolah tingkat SMP/MTs dan 7 sekolah tingkat SLTA/MA, Nurul Lailiyah menyampaikan secara langsung, “Tahapan SSK MAN 3 Kediri menuju paripurna berawal dari tingkat dasar, berkembang, hingga paripurna, di mana MAN 3 Kediri ditunjuk sejak September 2019 dan lolos pengajuan di tahun 2021 melalui aplikasi monev Dispenduk, serta dari 11 sekolah yang mendapatkan SK penunjukan dari Dispenduk, MAN 3 Kediri masih menjadi satu-satunya yang aktif di Kabupaten Kediri.”
Lebih lanjut, perjalanan panjang MAN 3 Kediri dalam mengelola program ini membuktikan komitmen yang kuat dari seluruh civitas akademika madrasah. Berawal dari tahap dasar hingga akhirnya sukses meraih predikat paripurna, pengelola secara konsisten menghadirkan inovasi serta pelaporan berkala melalui sistem pemantauan yang terintegrasi. Konsistensi inilah yang menjadikan MAN 3 Kediri sebagai rujukan utama dan satu-satunya sekolah tingkat menengah yang tetap aktif menjalankan fungsi SSK di Kabupaten Kediri di tengah berbagai tantangan pembinaan karakter generasi muda.
Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan MAN 3 Kediri mempertahankan status SSK paripurna berkat dedikasi berkelanjutan, sistem tata kelola yang tertib, serta keaktifan dalam mengimplementasikan pendidikan kependudukan. Partisipasi aktif pengelola SSK MAN 3 Kediri sebagai narasumber diharapkan mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kediri untuk turut memajukan program kependudukan demi mencetak generasi bangsa yang cerdas, berwawasan luas, dan peduli terhadap masa depan pembangunan kependudukan.(Humas)