
Kab. Kediri (MAN 3) – Setelah menyelesaikan praktik pengalaman lapangan (PPL) selama 2 bulan mulai 10 September 2025 sampai 10 November 2025, lima mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) At-Tahdzib resmi menutup kegiatan magang mereka di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri. Acara penutupan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada hari ini, Senin (10/11), bertempat di Aula atas MAN 3 Kediri, menandai berakhirnya periode mereka menimba ilmu dan pengalaman praktis sebagai calon pendidik.

Kelima mahasiswa tersebut didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mereka, Hasan Abidin, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan mahasiswa, Rahman, menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala ilmu dan pengalaman berharga yang telah diberikan kepada kami selama berada di MAN 3 Kediri,” tutur Rahman. “Kami juga memohon maaf apabila selama kami di sini, kami telah berbuat salah, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.”

Sesi dilanjutkan dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan, Hasan Abidin, M.Pd.I. Beliau secara khusus mengapresiasi dukungan dan bimbingan yang telah diberikan oleh para guru pamong MAN 3 Kediri. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru pamong yang telah mencurahkan ilmu dan pikirannya,” ucap Hasan Abidin. “Dari keikhlasan Bapak/Ibu semua, cahaya ilmu akan tertransfer dengan baik kepada para mahasiswa kami. Mungkin penutupan ini hanya bersifat administratif, tetapi kami mohon kerja sama antara kedua lembaga tetap berjalan.”

Hasan Abidin juga menyampaikan permohonan maaf mewakili STIT At-Tahdzib dan menyatakan harapannya untuk masa depan. “Saya pribadi mewakili At-Tahdzib memohon maaf apabila ada kesalahan atau kekhilafan selama PPL ini. Dan untuk tahun depan, apabila masih diizinkan, kami akan sangat berharap dapat kembali melaksanakan PPL di MAN 3 Kediri,” tambahnya, menunjukkan kepuasan atas pengalaman magang tahun ini.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Kediri yang berhalangan hadir diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Zainul Mustofa, S.E. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi yang mendalam kepada para mahasiswa. “Menjadi guru adalah panggilan jiwa, jadi harus didasari keikhlasan. Apalagi kita dari Kementerian Agama, pegang teguh prinsip ‘Ikhlas Beramal’,” pesan Zainul Mustofa.
Beliau menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi dan permohonan maaf atas nama madrasah. “Saya mewakili Bapak Kepala Madrasah, mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada salah atau khilaf dalam penerimaan dan pembimbingan selama para mahasiswa PPL berada di MAN 3 Kediri. Kami doakan semoga sukses menjadi pendidik profesional,” tutupnya, menandai berakhirnya masa PPL yang penuh manfaat tersebut.(Humas)