
Kab.Kediri (MAN 3) – Seluruh Guru, Tenaga Kependidikan (GTK), dan siswa MAN 3 Kediri memadati Masjid Al-Hidayah untuk mengikuti rangkaian ibadah rutin Kultum hari ke-5 pada Jumat (27/2). Kegiatan spiritual ini dilaksanakan secara khidmat setelah pelaksanaan salat dhuha dan istighosah bersama sebagai upaya penguatan karakter religius di lingkungan madrasah. Sementara itu, bagi siswi yang sedang berhalangan salat, kegiatan dialihkan ke aula bawah untuk melakukan pembacaan selawat bersama agar tetap mendapatkan keberkahan Ramadan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Nurul Mukhlishin menekankan pentingnya meningkatkan amal saleh dan menjaga keimanan selama bulan suci. Beliau menjelaskan, “Allah meminta hamba-Nya memperbanyak amal saleh agar setiap detik kehidupan kita, mulai dari bangun tidur hingga doa sebelum makan, bernilai ibadah dan memperkuat identitas kita sebagai mukmin sejati di hadapan-Nya.” Pesan ini mengajak para siswa untuk menyadari bahwa setiap aktivitas harian merupakan jembatan menuju ketaqwaan yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Ustadz Nurul memberikan peringatan keras mengenai empat golongan manusia yang terancam tidak mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW. Kriteria tersebut meliputi orang yang gemar berdusta, pelaku kezaliman termasuk tindakan perundungan (bullying) antar teman, mereka yang memutus tali silaturahmi, serta orang yang tidak menjalankan syariat Islam dengan baik. Melalui momentum ini, diharapkan seluruh warga MAN 3 Kediri dapat menjauhi perilaku negatif tersebut demi meraih pertolongan Rasulullah di hari akhir kelak.(Humas)