info@man3kediri.sch.id

Kemeriahan Hari Kedua Classmeeting MAN 3 Kediri Berlangsung Sukses

Kemeriahan Hari Kedua Classmeeting MAN 3 Kediri Berlangsung Sukses

Kab. Kediri (MAN 3) – Kemeriahan dan keseruan mewarnai jalannya hari kedua kegiatan classmeeting di MAN 3 Kediri yang berlangsung pada Rabu (17/6). Seluruh siswa tampak antusias mengikuti dua cabang perlombaan maupun pertandingan utama yang digelar, yaitu pertandingan voli putra yang kompetitif dan lomba desain poster yang penuh kreativitas. Agenda tahunan pasca-ujian ini sengaja dirancang bukan hanya sebagai sarana penyegaran bagi siswa, melainkan juga untuk menjaring potensi bakat olahraga, mengasah kreativitas seni digital, serta memupuk kekompakan antar kelas.

Pertandingan voli putra menjadi pusat perhatian utama yang berhasil menyedot histeria penonton di lapangan madrasah. Laga yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga partai puncak ini dipimpin langsung oleh wasit Suhartanto dan Hendri Dwi Kurniawan. Ketegangan dan atmosfer kompetitif yang sehat terasa sangat kental sepanjang jalannya pertandingan penentu juara. “Alhamdulillah, pada babak final hari ini pertandingan berjalan sangat menarik dan sangat seru karena kedua tim menunjukkan performa terbaik mereka,” ujar Suhartanto saat ditemui di sela-sela rehat pertandingan.

Selain adu fisik dan strategi di lapangan, kreativitas siswa juga diuji melalui lomba desain poster yang berlangsung secara paralel. Dalam cabang ini, para peserta ditantang untuk menuangkan ide-ide segar dan pesan visual yang kuat melalui aplikasi desain. Proses penilaian karya estetis ini dilakukan secara objektif oleh dua dewan juri yang ahli di bidangnya, yaitu Sabrina Jasmine dan Yuyus Udiarto. Kompetisi ini menjadi wadah yang efektif bagi siswa yang memiliki minat mendalam di bidang seni grafis dan komunikasi visual.

Guna melatih tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan belajar, pihak madrasah juga menyelenggarakan penilaian lomba kebersihan kelas secara serentak. Tim dewan juri yang terdiri dari Hudi Santosa, Ita Rutiningrum, dan Pramarine Nevy Arisandi bergerak menyisir setiap ruang kelas untuk melakukan inspeksi mendadak. Perlombaan ini sengaja diadakan agar para siswa tetap menjaga estetika dan kenyamanan ruang belajar mereka, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup bersih dan teratur dalam lingkungan madrasah.

Evaluasi kebersihan kelas tersebut dilakukan secara ketat dengan mengacu pada sepuluh kriteria penilaian yang telah ditetapkan panitia. Komponen kelengkapan penilaian tersebut meliputi kerapian tata letak meja dan kursi, pemasangan foto resmi presiden, wakil presiden, dan lambang Garuda, keberadaan jam dinding, hingga ATK yang tertata rapi. Selain itu, juri juga memeriksa kelengkapan daftar pengurus dan piket kelas, fungsi lampu kelas yang lengkap, kipas angin yang menyala dan bersih, ketersediaan keset, serta pemasangan teks tata tertib kebersihan sebelum acara ditutup dengan akumulasi poin.(Humas)