
Kab.Kediri (MAN 3) – Sebanyak sembilan tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 3 Kediri resmi menjalani karantina intensif selama dua hari, mulai Selasa (24/2) hingga Rabu (25/2). Bertempat di Aula Al-Ikhlas, kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Bidang Humas dengan tujuan mematangkan persiapan siswa menghadapi ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Program ini didampingi langsung oleh pembina KIR, Danil Prayitno, S.Si., serta berkolaborasi dengan para ahli dari Rumah KIR Indonesia.

Dalam arahannya, pembina KIR Danil Prayitno menekankan pentingnya kedisiplinan dan fokus selama masa inkubasi karya berlangsung. Beliau meminta seluruh peserta untuk memaksimalkan fasilitas madrasah guna menunjang hasil penelitian yang akurat dan kompetitif. “Persiapkan diri dengan baik dan dengarkanlah arahan yang disampaikan oleh Rumah KIR Indonesia. Fokuskan perhatian kalian pada persiapan lomba OPSI, serta segera koordinasikan dengan pembina apabila ada hal yang perlu diteliti menggunakan laboratorium atau fasilitas lainnya,” tegas Danil di hadapan para peserta.

Selama dua hari ke depan, ke-9 tim tersebut akan menerima bimbingan teknis mulai dari penajaman metodologi hingga teknik presentasi ilmiah. Sinergi antara pihak madrasah dan Rumah KIR Indonesia diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional. Karantina ini menjadi bukti komitmen MAN 3 Kediri dalam mempertahankan tradisi juara dan mendukung pengembangan potensi intelektual siswa di bidang sains dan humaniora.(Humas)