info@man3kediri.sch.id

Gema Perdamaian Global: Delegasi MAN 3 Kediri Ikuti Tabligh Akbar Internasional Surabaya

Gema Perdamaian Global: Delegasi MAN 3 Kediri Ikuti Tabligh Akbar Internasional Surabaya

Kab. Kediri (MAN 3) – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri, Jamiluddin, memimpin langsung jajarannya untuk menghadiri Tabligh Akbar Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Masjid Al Akbar, Surabaya, Minggu (2/8). Rombongan dari Kediri ini terpantau telah memadati lokasi sejak pukul 12.00 WIB guna menunaikan ibadah shalat Zuhur berjamaah terlebih dahulu. Mengenakan pakaian serba putih sesuai ketentuan, kehadiran mereka menjadi bagian dari ribuan jamaah yang siap menyukseskan gelaran akbar berskala internasional tersebut.

Acara resmi dibuka tepat pada pukul 15.30 WIB, sesaat setelah pelaksanaan shalat Ashar berjamaah. Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., hadir secara langsung untuk memberikan tausiyah serta arahan dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI bersama Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM). Sebelum memasuki inti acara, suasana religius semakin kental saat seluruh hadirin menggemakan doa istighasah bersama yang dipimpin oleh KH. Abdul Hamid, S.H., M.Si.

Agenda besar ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta seluruh Satuan Kerja Kementerian Agama se-Jawa Timur. Kehadiran berbagai elemen strategis ini menegaskan kolaborasi kuat dalam mendukung penguatan peran lembaga keagamaan di tingkat regional maupun internasional.

Mengusung tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”, perhelatan ini didesain sebagai panggung untuk memperkenalkan keberhasilan Indonesia dalam merawat keberagaman kepada dunia. Melalui forum ini, Indonesia ingin menunjukkan kepada komunitas global mengenai praktik baik moderasi beragama dan pengelolaan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Masjid tidak lagi sekadar tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat diplomasi dan perdamaian.

Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya dapat membawa delegasi madrasah untuk terlibat langsung dalam momentum bersejarah ini. “Keikutsertaan MAN 3 Kediri dalam Tabligh Akbar IGIC 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk mendukung penguatan moderasi beragama, serta membawa pesan harmoni dan perdamaian dari madrasah menuju panggung dunia,” ujar Jamiluddin di sela-sela acara.(Humas)