
Kab. Kediri (MAN 3) – Dalam upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri. Hari ini, Rabu (13/8), melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba yang berlangsung di aula atas MAN 3 Kediri, dipimpin langsung oleh Ketua Tim P2M ( Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Kabupaten Kediri, Rusdi Danur Windo.

Acara ini dihadiri oleh Kepala MAN 3 Kediri, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Rusdi menjelaskan dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba secara komprehensif. Para siswa dan siswi kelas 12 tampak sangat antusias mendengarkan setiap pemaparan yang diberikan. Mereka aktif bertanya, menunjukkan kepedulian dan kesadaran tinggi akan pentingnya menjauhi narkoba.

Setelah sesi sosialisasi, BNN melanjutkan dengan tindakan preventif melalui tes urine. Sebanyak 100 siswa-siswi kelas 12 diambil secara acak, dengan rincian 70 siswa putra dan 30 siswa putri. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BNN dan MAN 3 Kediri untuk memastikan lingkungan sekolah bersih dari narkoba dan para pelajar terbebas dari ancaman zat adiktif.

Kepala MAN 3 Kediri menyambut baik kedatangan BNN. “Kami sangat senang dengan kehadiran BNN di madrasah kami. Kegiatan ini sangat penting untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba,” ujar Jamiluddin. Ia menegaskan dukungannya terhadap seluruh program pencegahan narkoba dan berharap seluruh siswa dapat memahami dampak negatifnya secara mendalam.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat, serta membekali siswa-siswi dengan pengetahuan yang kuat tentang bahaya narkoba. Melalui kegiatan seperti ini, MAN 3 Kediri berkomitmen untuk menjadi sekolah yang bebas dari narkoba, sehingga para siswa dapat fokus pada prestasi akademik dan non-akademik tanpa terjerat dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.(ESA/AF/N)