
Kab.Kediri (MAN 3) – Sebanyak empat orang perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) MAN 3 Kediri menghadiri sekaligus mengambil peran penting dalam Pertemuan Rutin DWP Kemenag Kabupaten Kediri pada Jumat (24/7). Pada kegiatan yang diselenggarakan di Aula Belakang Kantor Kemenag Kabupaten Kediri tersebut, Ny. Siti Qoniatun bertugas sebagai pembaca Qiroah yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan khidmat. Selain itu, anggota delegasi lainnya juga dipercaya untuk memperkuat jajaran petugas penerima tamu guna menyambut seluruh peserta yang hadir.

Kehadiran pucuk pimpinan DWP MAN 3 Kediri dalam forum ini menegaskan komitmen madrasah untuk terus bersinergi dengan program daerah. Hadir secara langsung Ketua DWP MAN 3 Kediri, Ny. Chisna Barorin, didampingi oleh Ketua Bidang Ekonomi, Ny. Insunarni Ratna Puspitasari. Kehadiran para pengurus inti ini bertujuan untuk mengawal jalannya koordinasi organisasi sekaligus menyerap poin-poin strategis yang disampaikan oleh pengurus tingkat kabupaten.

Ketua DWP Kemenag Kabupaten Kediri, Ny. Nur Yayuk Faridah Achmad Fa’iz, memberikan arahan tegas mengenai disiplin organisasi dan penegakan aturan atribut anggota. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keseragaman dan kerapian sebagai cerminan identitas serta marwah DWP.

“Aturan mengenai penggunaan seragam resmi DWP harus dipatuhi secara disiplin oleh seluruh anggota tanpa terkecuali. Kita perlu membuat kesepakatan bersama yang tegas, di mana jika ke depan masih ditemukan adanya pelanggaran terkait atribut ini, maka akan dikenakan sanksi berupa denda sebagai bentuk evaluasi dan edukasi organisasi,” ujar Ny. Nur Yayuk Faridah.
Suasana pertemuan rutin kali ini terasa berbeda dari biasanya berkat adanya gelaran bazar UMKM yang ditempatkan tepat di depan pintu masuk aula. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Ekonomi DWP Kemenag Kediri ini bertujuan nyata untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga para anggota. Program pemberdayaan tersebut sengaja dihadirkan sebagai bentuk implementasi nyata dari lirik Mars Dharma Wanita yang berbunyi, “kesejahteraan anggota dan keluarganya.”
Pertemuan rutin ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan sharing program inovatif mengenai pengelolaan unit usaha mandiri. Seluruh peserta, termasuk perwakilan dari MAN 3 Kediri, saling bertukar pikiran dengan Ibu-ibu DWP MTsN 6 Kediri yang membagikan pengalaman sukses mereka dalam mengelola kantin DWP. Melalui forum berbagi ini, diharapkan setiap satuan kerja dapat mengadopsi sistem pengelolaan kantin yang sehat dan profesional demi kemakmuran organisasi ke depan.(Humas)