
Kab. Kediri (MAN 3) – Kepala MAN 3 Kediri menerima dan mendampingi secara langsung kunjungan kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Faiz, pada Kamis (5/11/2026). Kunjungan lapangan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Gelombang 2 yang tengah berlangsung di lingkungan madrasah. Didampingi wakil kepala bidang kurikulum, Muh. Nurul Mukhlishin dan tim panitia pelaksana, peninjauan difokuskan pada kesiapan sarana prasarana, kelancaran jaringan sistem ujian digital, serta ketertiban proses kepengawasan di laboratorium komputer.

Pelaksanaan monitoring oleh pucuk pimpinan Kemenag Kabupaten Kediri ini menjadi bentuk pengawasan melekat guna memastikan seluruh proses asesmen akademik berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan. Pengawalan ketat terhadap jalannya TKA Gelombang 2 ini krusial untuk menjamin keabsahan data evaluasi serta akuntabilitas penyelenggaraan ujian. Kehadiran pejabat Kemenag di lokasi ujian turut memberikan dorongan moril dan semangat bagi seluruh civitas akademika serta panitia yang bertugas.
Dalam peninjauan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Faiz, memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan madrasah, yang disambut dengan komitmen penuh oleh Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MAN 3 Kediri atas kesiapan sarana, ketertiban pengawasan, serta kelancaran pelaksanaan TKA Gelombang 2 ini, semoga asesmen ini mampu melahirkan pemetaan mutu pendidikan yang akurat dan berintegritas,” ujar Achmad Faiz. Menyambut arahan tersebut, Jamiluddin menegaskan, “Suatu kehormatan bagi kami menerima kunjungan Bapak Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri; kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi seluruh tim panitia dan pengawas untuk terus mengawal jalannya TKA hingga hari terakhir secara profesional, jujur, dan tanpa hambatan.”
Usai memberikan pengarahan di ruang sekretariat panitia, rombongan monev meninjau area sekitar laboratorium komputer dengan tetap menjaga ketenangan ruang ujian agar tidak mengganggu konsentrasi para peserta didik. Sinergi yang terjalin antara pihak kementerian dan satuan pendidikan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengawal kualitas evaluasi belajar berbasis teknologi modern. Melalui pendampingan dan pengawasan intensif dari pihak otoritas pendidikan keagamaan ini, keandalan sistem pelaksanaan evaluasi belajar berbasis digital di madrasah kian teruji kepatuhannya. Lingkungan ujian yang tertib, sarana laboratorium yang stabil, serta pengawalan berlapis dari jajaran pimpinan menjadi jaminan mutlak bagi lahirnya capaian prestasi akademik peserta didik yang bermutu, objektif, dan terpercaya. (Humas)