info@man3kediri.sch.id

Guru MAN 3 Kediri Ikuti MGMP Bahasa Jepang di Pasuruan

Guru MAN 3 Kediri Ikuti MGMP Bahasa Jepang di Pasuruan

Kab. Kediri (MAN 3) – Guru Bahasa Jepang MAN 3 Kediri, Riani Andari, mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang Madrasah Aliyah se-Jawa Timur yang bertempat di MAS Wahid Hasyim Bangil, Pasuruan, pada Selasa (29/09/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sama antara MGMP Bahasa Jepang MA Jatim dan The Japan Foundation Jakarta dalam rangka penyambutan Nihon Go Partners serta penguatan pembelajaran bahasa dan budaya.

Pertemuan penting ini dihadiri oleh puluhan guru bahasa Jepang madrasah dari berbagai daerah di Jawa Timur serta dimeriahkan dengan agenda penyambutan tim Nihon Go Partners 2026-2027. Dalam sambutannya, Ketua MGMP Bahasa Jepang MA Jatim, Yulia Pratitis Yusuf, yang berasal dari MAN 2 Mojokerto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak madrasah tuan rumah. “Terima kasih kepada MA Wahid Hasyim yang telah mempersiapkan acara dengan baik, acaranya meriah sekali, luar biasa, anak-anaknya ramah, dan tempatnya bersih,” ungkapnya mengawali acara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri secara khusus oleh Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya, Kaori Morohira, yang turut memberikan sambutan hangat di hadapan para peserta. Dalam arahannya, ia menyampaikan kekagumannya terhadap semangat para pendidik. Morohira menyatakan, “Senang sekali bisa datang ke sini; Indonesia dan Jepang karakternya sama, terutama dengan umat Islam yang sama-sama memiliki ajaran tentang cinta kebersihan, dan ketika saya melihat anak-anak tadi membersihkan kelas, suasananya sama persis seperti anak-anak sekolah di Jepang. Saya juga sangat mengapresiasi guru-guru yang begitu semangat mengajarkan bahasa Jepang, teruslah bersemangat, dan jika ada keluhan, pihak Konjen siap mendengarkan serta membantu.”

Selain sesi ramah tamah, rangkaian acara diisi dengan kegiatan Bunka Taiken atau pengenalan budaya Jepang yang dibimbing langsung oleh para Nihon Go Partners (NP). Dalam sesi ini, Tatsukawa Maki dari MAN 1 Pasuruan memandu pelatihan tarian tradisional Jepang, sementara Ino Shion (penugasan di MAN 2 Jombang dan MAN 4 Jombang), Uchiyama Uta dari MAN 2 Mojokerto, serta Morimoto Rina dari MAN 1 Jombang berkolaborasi mengajarkan seni membuat bento (bekal khas Jepang) kepada para peserta. Kehadiran guru MAN 3 Kediri dalam forum ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan madrasah untuk memperluas wawasan global.

Sebagai kesimpulan, pelaksanaan MGMP Bahasa Jepang MA Jatim di MAS Wahid Hasyim Bangil ini berjalan dengan sukses, inspiratif, dan mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Melalui pelatihan budaya bersama para Nihon Go Partners serta arahan langsung dari Konjen Jepang, para guru termasuk perwakilan dari MAN 3 Kediri memperoleh energi baru dan komitmen kuat untuk memajukan kualitas pembelajaran bahasa asing di madrasah.(Humas)