Kab. Kediri (MAN 3) – Seluruh murid kelas X MAN 3 Kediri mengikuti tes diagnostik yang diselenggarakan untuk persiapan penjurusan di ruang kelas masing-masing pada Selasa (29/09/2026). Pelaksanaan tes ini dibagi menjadi dua sesi waktu, yaitu pukul 08.00 hingga 09.15 WIB untuk kelas X A sampai F, dilanjutkan pukul 09.30 hingga 10.45 WIB untuk kelas X G sampai K.
Kegiatan penting ini dilaksanakan bekerja sama dengan Ruang Guru guna memastikan akurasi pemetaan potensi peserta didik. Dalam persiapannya, pihak madrasah menginstruksikan kepada Bapak/Ibu guru yang memiliki jadwal jam pelajaran untuk mendampingi di kelas masing-masing, sementara para murid diminta mempersiapkan diri dengan baik serta membawa gawai beserta paket data yang cukup, sedangkan kegiatan pembelajaran di luar jam tes tetap berjalan seperti biasa.
Menanggapi pelaksanaan program ini, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Muhammad Nurul Mukhlishin, menyampaikan bahwa tes diagnostik sangat krusial untuk menentukan jalur akademik yang tepat bagi peserta didik. Ia menegaskan, “Tes diagnostik penjurusan ini kita laksanakan bekerja sama dengan Ruang Guru agar pemetaan minat dan potensi anak-anak kelas X lebih objektif, sehingga kami mohon seluruh murid mempersiapkan diri dengan baik serta membawa perangkat dan kuota yang memadai.”
Selain didampingi oleh guru pengajar di kelas, kesuksesan pelaksanaan tes ini juga melibatkan tim Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 3 Kediri yang terdiri dari Nurul Lailiyah, Anis Ro’ifa Laila, dan Avif Maulinda. Tim BK turut berperan aktif memberikan pendampingan psikologis serta arahan kepada para murid agar mereka dapat mengerjakan soal-soal tes dengan tenang dan percaya diri tanpa hambatan teknis.
Sebagai kesimpulan, tes diagnostik penjurusan bagi murid kelas X MAN 3 Kediri yang bekerja sama dengan Ruang Guru ini berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Melalui sinergi antara pihak madrasah, guru bidang studi, dan tim Bimbingan Konseling, hasil tes ini diharapkan mampu menjadi acuan yang tepat dalam mengarahkan masa depan akademik peserta didik secara optimal.(Humas)



