
Kab.Kediri (MAN 3) – Rangkaian acara pembukaan kegiatan magang mahasiswa UIN Satu Tulungagung di Aula Al Ikhlas MAN 3 Kediri pada Senin (14/9) berlangsung khidmat sesuai susunan acara resmi yang meliputi pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan dan mars, sambutan perwakilan mahasiswa, sambutan dosen pembimbing lapangan, sambutan Kepala MAN 3 Kediri, hingga simbolis penyematan ID card dan doa. Kehadiran mahasiswa magang ini menandai sinergi awal institusi perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan madrasah dalam mencetak pendidik profesional yang berkarakter kuat.

Sebagai penanggung jawab akademis, Dosen Pembimbing Lapangan, Elok, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan mendalam kepada para mahasiswa di tengah agenda pembukaan. “Terimakasih kpd keluarga MAN 3 Kediri telah menerima, bagi mahasiswa kegiatan ini tdk hanya menggugurkan kewajiban akademik, agar menjaga nama, jaga sikap, etika kesopanan, jgnlah merasa tau semuanya tapi niatkanlah sebagai pembelajar, silahkan bertanya,” pesannya. Penekanan ini menjadi kompas moral bagi mahasiswa agar menempatkan diri sebagai pembelajar yang aktif, rendah hati, dan beretika tinggi di lingkungan baru.

Menyambung pesan tersebut, Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, memberikan arahan tegas sekaligus motivasi praktis bagi para calon pendidik masa depan. “Adik-adik calon pendidik, guru masa depan, kita hrs bisa menyesuaikan diri, hrs ada perbedaan setelah adanya magang, mohon arahan dari guru pamong, etika sangat penting, etika segala-galanya. Protokoler resmi, tolong diperhatikan. Segera bisa beradaptasi di lingkungan madrasah. Contoh sholat dhuha sebelum KBM harap diikuti, jangan terlambat datang ke madrasah. Lakukan dengan penuh keiklasan,” tegas Jamiluddin di hadapan mahasiswa. Arahan ini menegaskan identitas madrasah di bawah naungan Kementerian Agama serta pentingnya keteladanan spiritual dan kedisiplinan.

Rangkaian pembukaan yang dipandu oleh MC Aning Putri Zuhriyasinta dan Mohamad Ilyas Ichsanudin ini kemudian dilanjutkan dengan simbolis penyematan ID card oleh petugas terkait, pembacaan doa oleh Muhammad Abdur Rozak, serta sesi dokumentasi bersama. Seluruh tahapan acara berjalan lancar dengan pelibatan aktif petugas dari kalangan mahasiswa, mencerminkan kesiapan manajerial dan kedisiplinan yang selaras dengan nilai-nilai madrasah. Kesuksesan acara pembukaan magang ini menyiratkan harapan besar bahwa sinergi antara UIN Satu Tulungagung dan MAN 3 Kediri mampu melahirkan transformasi diri bagi mahasiswa. Berbekal adaptasi cepat, etika tanpa kompromi, keteladanan ibadah, serta keikhlasan dalam mengabdi, para mahasiswa diharapkan mampu mengambil manfaat maksimal dari proses mentoring bersama guru pamong guna menapaki karier pendidik yang mumpuni.(Humas)