
Kab. Kediri (MAN 3) – Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, melaksanakan monitoring intensif terhadap pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap (ASASG) pada Jumat (5/6). Kegiatan pemantauan ini dilakukan guna memastikan seluruh sarana teknis dan jaringan berjalan tanpa hambatan demi kenyamanan para siswa. Didampingi oleh tim Kesekretariatan ASASG, Citra Resmi Fitri Aldila dan Annisa Julia Irmawati, kepala madrasah berkeliling ke ruang-ruang ujian dan memantau sistem utama secara langsung. Kehadiran kepala madrasah di lapangan ini menegaskan komitmen madrasah dalam menjaga kualitas dan transparansi evaluasi belajar.

ASASG ini memanfaatkan keunggulan teknologi digital dengan menggunakan aplikasi Bimasoft MAN 3 Kediri yang diakses langsung melalui smartphone siswa. Penggunaan aplikasi khusus ini dirancang untuk mempermudah proses pengerjaan soal sekaligus meminimalisasi kendala kertas. Selama monitoring, Jamiluddin memperhatikan dengan saksama bagaimana sistem mendistribusikan soal dan memantau durasi pengerjaan secara real-time. Digitalisasi ujian ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan modern.

Di sela-sela pemantauan, Kepala MAN 3 Kediri menyempatkan diri untuk menyapa para siswa dan memberikan motivasi agar mereka tetap fokus. Ia mengingatkan bahwa nilai akademik yang tinggi tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan integritas yang kuat. “Anak-anakku sekalian, tetap semangat dan fokus dalam menghadapi ujian ini. Kerjakan setiap soal dengan jujur dan percaya pada kemampuan diri sendiri, karena kejujuran adalah prestasi yang sesungguhnya. Mari kita sama-sama berdoa agar Allah SWT memberikan kemudahan dan kalian bisa menghasilkan nilai yang terbaik,” ujar Jamiluddin dengan penuh kehangatan.

Secara keseluruhan, jalannya asesmen hingga hari monitoring ini dilaporkan berlangsung dengan sangat tertib, aman, dan tanpa kendala teknis yang berarti. Sinergi yang baik antara panitia kesekretariatan, proktor, teknisi, dan para siswa menjadi kunci utama kelancaran agenda besar madrasah tersebut. Melalui pemantauan berkala, MAN 3 Kediri sangat optimis dapat menuntaskan seluruh rangkaian ujian dengan sukses. Keberhasilan pelaksanaan ujian digital ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam karakter.

Kelancaran agenda ini didukung oleh pengaturan jadwal pelaksanaan ASASG tahun ini yang dirancang berlangsung selama hampir sebelas hari, mulai Rabu (20/5) hingga Senin (8/6) mendatang. Di samping penggunaan smartphone, kepanitiaan juga memfasilitasi dua ruang ujian khusus yang menggunakan laboratorium komputer untuk memodifikasi sistem bagi siswa program keagamaan. Kebijakan ini diambil karena para siswa keagamaan tersebut tinggal di Ma’had dan memang tidak diperkenankan membawa HP selama berada di lingkungan asrama. Evaluasi harian pun terus dilakukan oleh tim teknis demi memastikan tidak ada kendala koneksi, baik di ruang kelas maupun di laboratorium komputer hingga hari terakhir pelaksanaan nanti. (Humas)