info@man3kediri.sch.id

Perwakilan MAN 3 Kediri Ikuti Penyusunan Kurikulum MA Plus Keterampilan di Kanwil Jatim

Perwakilan MAN 3 Kediri Ikuti Penyusunan Kurikulum MA Plus Keterampilan di Kanwil Jatim

Kab.Kediri (MAN 3) – Delegasi guru dari MAN 3 Kediri secara resmi menghadiri kegiatan Penyusunan Kurikulum Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada Selasa (2/6). Dalam pertemuan tatap muka tersebut, MAN 3 Kediri diwakili oleh Nurma Ambar Wahyuni (Guru Desain Grafika) dan Imro’atul Mufidah (Guru Tata Boga). Keikutsertaan perwakilan ini bertujuan aktif untuk menyelaraskan dan merumuskan struktur kurikulum baru agar mampu melahirkan arah pendidikan vokasi madrasah yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Kontribusi utusan madrasah ini difokuskan untuk mengawal integrasi tiga pilar utama dalam draf kurikulum, yakni penguatan hard skill, pembentukan soft skill, serta penanaman Islamic character bagi para siswa. Melalui rancangan yang digodok bersama ini, kompetensi siswa di masa depan diarahkan agar tidak hanya siap melanjutkan studi ke perguruan tinggi, melainkan juga memiliki kesiapan matang untuk berwirausaha secara mandiri. Kurikulum ini didesain secara khusus untuk mendorong setiap siswa agar mampu menghasilkan produk nyata dari bidang keterampilan masing-masing sehingga jiwa entrepreneurship tumbuh sejak dini.

Keterlibatan langsung dalam workshop ini memberikan wawasan taktis bagi utusan MAN 3 Kediri mengenai metode pengembangan usaha mandiri di lingkungan sekolah. Nurma Ambar Wahyuni, S.Sn. selaku Guru Desain Grafika menyampaikan kesan positifnya setelah mengikuti pemaparan materi inti. “Kegiatan ini terasa sangat menyenangkan, inspiratif, dan narsumnya pun luar biasa komunikatif. Kami juga merasa sangat senang karena melalui forum ini bisa saling bertemu dan bertukar pikiran dengan sesama guru keterampilan dari berbagai kota lainnya di Jawa Timur,” ujar Nurma dengan penuh antusias.

Ia juga menambahkan bahwa esensi pertemuan ini tidak hanya sebatas pada pengayaan materi akademis semata. “Selain ilmu bermanfaat yang didapat, tadi juga langsung dibentuk kepengurusan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Keterampilan se-Jatim. Diharapkan dengan adanya wadah resmi ini, kedepannya dapat semakin mempermudah jalur komunikasi dan koordinasi antar mapel keterampilan di seluruh wilayah,” pungkasnya.

Partisipasi aktif para guru ini pun mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak manajemen sekolah demi penjaminan mutu kelulusan yang berkelanjutan. Kepala MAN 3 Kediri memberikan statemen resmi sebagai bentuk komitmen untuk mengimplementasikan hasil kerja workshop tersebut secara menyeluruh di madrasah. “Kami sangat menyambut baik keikutsertaan delegasi madrasah dalam forum strategis ini, terlebih karena MAN 3 Kediri merupakan madrasah dengan rumpun program keterampilan yang berfokus pada kemandirian siswa. Semoga partisipasi aktif ini dapat menambah wawasan baru dalam pengembangan kurikulum vokasi, sehingga mutu lulusan kita semakin kompetitif di dunia usaha dan industri,” ungkap Jamiluddin.

Arah penyusunan draf kurikulum yang diikuti oleh perwakilan madrasah ini dipandu langsung oleh narasumber ahli, DR. Hozairi, S.ST., M.T., yang memaparkan materi kesimpulan berbasis interkoneksi digital dan maritim. Beliau merupakan pakar di bidang Maritime Informatics dengan latar belakang akademis linier dari ITS, mulai dari D3 Teknik Kelistrikan PPNS, D4 Teknologi Informasi PENS, hingga jenjang S2 dan S3. Sebagai akademisi senior yang aktif dalam Tim Akademik PRODISTIK ITS, Tim Kurikulum SMA Double Track ITS, serta sebagai reviewer jurnal nasional maupun internasional (ID Scopus: 56202384900 / ID Sinta: 166198), paparan yang diberikannya menjadi acuan berharga bagi utusan MAN 3 Kediri dalam menyusun strategi kurikulum ke depan.(Humas)