
Kab.Kediri(MAN 3) – Keluarga besar guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Kediri mengikuti kajian keislaman untuk meningkatkan kualitas spiritual di Aula Al-Ikhlas, Jumat (8/5). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Mahatut Tholabah, Kebondalem, Kyai Imam Baihaqi, sebagai pemateri utama. Didampingi oleh Ustadz Saiful Anam, Kyai Imam memberikan tausiyah yang menitikberatkan pada pentingnya menjaga hati dari penyakit sombong di lingkungan pendidikan.

Pentingnya memiliki sifat rendah hati menjadi poin utama yang ditekankan oleh Kyai Imam Baihaqi dalam kajian tersebut. Ia menjelaskan bahwa tawadhu’ adalah fondasi akhlak mulia yang harus dimiliki oleh setiap pendidik agar dapat menjadi teladan bagi para siswa. “Sifat rendah hati (tawadhu’) merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Seseorang hendaknya selalu memandang orang lain lebih baik daripada dirinya agar terhindar dari kesombongan,” tegas Kyai Imam Baihaqi di hadapan para peserta.

Kyai Imam Baihaqi kemudian memberikan analogi konkret mengenai cara memandang orang lain dari berbagai latar belakang untuk mengikis rasa bangga diri. Ia menjelaskan bahwa saat melihat anak kecil, kita harus sadar mereka belum bermaksiat, sementara saat melihat orang tua, kita harus menghargai amal ibadah mereka yang lebih panjang. Bahkan terhadap orang bodoh atau non-muslim sekalipun, kita dilarang meremehkan karena akhir hidup seseorang (khusnul khatimah) adalah rahasia Allah Swt yang tidak pernah diketahui oleh manusia mana pun.
Lebih lanjut, kajian ini merinci lima faktor utama yang sering kali menjadi pemicu munculnya sifat sombong dalam diri manusia. Kelima hal tersebut meliputi keunggulan dalam ilmu, banyaknya amal ibadah, kemuliaan nasab (keturunan), kelebihan fisik atau jamal (tampan/cantik), serta melimpahnya harta. Jika tidak dibentengi dengan keimanan yang kuat, kelebihan-kelebihan ini justru bisa menjadi bumerang yang menjerumuskan seseorang ke dalam sifat takabbur yang dibenci oleh Sang Pencipta.
Sebagai penutup, Kyai Imam Baihaqi mengingatkan bahwa kemuliaan sejati hanyalah milik Allah Swt yang maha membolak-balikkan hati manusia. Manusia tidak memiliki kendali atas hidayah, sehingga tidak ada alasan untuk merasa lebih tinggi dibandingkan makhluk lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh staf pendidik MAN 3 Kediri dapat terus menjaga kerendahan hati, konsisten memperbaiki amal, dan senantiasa memohon keteguhan iman agar terhindar dari jeratan kesombongan.(Humas)