
Kab.Kediri (MAN 3) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Hidayah MAN 3 Kediri pada Rabu (4/3) saat seluruh siswa dan Tenaga Pendidik dan Kependidikan (GTK) berkumpul untuk mengikuti Kultum hari ke-8. Kegiatan religi ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap pagi selama bulan Ramadan tepat setelah pelaksanaan shalat dhuha berjamaah. Kehadiran seluruh warga madrasah menunjukkan komitmen kuat dalam memperdalam spiritualitas di tengah rutinitas akademik.

Kultum kali ini menghadirkan Ahmad Firdaus Abiyasa sebagai penceramah yang membawa pesan mengenai kualitas ibadah puasa. Dalam tausiyahnya, Abi menekankan bahwa menahan lapar dan dahaga saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan penjagaan diri yang total. Ia mengingatkan jamaah agar tidak menjadi golongan yang hanya mendapatkan haus dan lapar tanpa pahala sedikit pun di sisi Allah SWT.

“Ada dua golongan orang yang sangat merugi di bulan puasa: pertama, mereka yang berpuasa tetapi meninggalkan salat; dan kedua, mereka yang berpuasa namun gagal menjaga lisan, penglihatan, pendengaran, serta syahwatnya,” tegas Abiyasa. Ia pun mengutip hadis Nabi mengenai lima perkara yang menggugurkan pahala puasa, yakni berbohong, ghibah, adu domba, janji palsu, dan orang yang melihat dengan hawa nafsu (syahwat). Ahmad menutup ceramahnya dengan ajakan persuasif agar seluruh siswa menjauhi perilaku tersebut demi menjaga kesucian ibadah mereka.(Humas)