
Kab.Kediri (MAN 3) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tiga Kediri secara resmi membuka Perkemahan Penempuhan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) pada Jumat, (12/12). Pembukaan acara yang menjadi agenda tahunan bagi Pramuka Penegak ini ditandai dengan pelaksanaan apel khidmat yang dipimpin langsung oleh Hudi Santosa, Kepala Tata Usaha sekaligus Senior Pembina Pramuka MAN Tiga Kediri. Perkemahan ini menjadi langkah awal bagi para anggota Pramuka untuk menguji kesiapan mental dan fisik mereka sebelum resmi mengenakan seragam PDL sebagai simbol pengabdian.

Dalam amanatnya yang penuh inspirasi, Hudi Santosa menekankan bahwa penempuhan PDL bukanlah sekadar seremonial belaka. Seragam PDL, menurutnya, adalah penegasan tanggung jawab besar, simbol kesiapan untuk berbakti, dan pengabdian tanpa batas. “Seragam ini bukan hanya kain yang melekat di badan, melainkan janji yang harus dihidupkan dalam setiap langkah. Di dada kalian tersemat lambang tunas kelapa, yang berarti di manapun kita berada, kita harus mampu tumbuh, beradaptasi, dan memberi manfaat bagi sekitar,” tegasnya.

Beliau secara khusus mendorong Pramuka Penegak MAN Tiga Kediri untuk tidak hanya sekadar menghafal janji, tetapi mengaplikasikannya sebagai solusi nyata di tengah masyarakat. Pesan utama yang disampaikan adalah agar peserta perkemahan senantiasa mengaplikasikan ilmu, menunjukkan kepedulian sosial, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka didorong untuk menjadi agen perubahan yang membawa semangat persaudaraan dan baktinya hingga ke pelosok negeri.

Perkemahan Penempuhan PDL ini dirancang sebagai ajang penting untuk menguji ketahanan, disiplin, dan kepemimpinan setiap peserta. Melalui berbagai tantangan fisik dan mental, kegiatan ini bertujuan mencetak karakter Pramuka unggul yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi terhadap gerakan serta bangsa. Apel pembukaan yang berlangsung khidmat menjadi penanda dimulainya sebuah petualangan dan tempaan yang diharapkan menghasilkan generasi penerus yang berbakti.

“Jadilah generasi yang bukan hanya mewarisi, tetapi juga berinovasi. Pramuka sejati adalah mereka yang siap berbakti tanpa batas, siap menjadi yang terdepan dalam setiap masalah. Kami berharap, usai perkemahan ini, setiap peserta mampu menjadi pemimpin muda yang siap memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Hudi Santosa, sekaligus menutup rangkaian apel pembukaan dan secara resmi memulai seluruh rangkaian kegiatan perkemahan.(Humas)