info@man3kediri.sch.id

MAN 3 Kediri Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana Tanah Air

MAN 3 Kediri Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Korban Bencana Tanah Air

Kab.Kediri (MAN 3) – Seluruh Guru, Tenaga Kependidikan (GTK), dan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri menunjukkan semangat solidaritas yang mendalam terhadap korban bencana alam yang melanda tanah air. Hari ini, Jum’at (5/12), warga MAN 3 Kediri berkumpul di Masjid Al-Hidayah untuk melaksanakan Sholat Dhuha, Sholat Ghaib, dan Doa Bersama yang khusyuk, secara khusus ditujukan untuk keselamatan dan ketabahan para korban.

Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari, dipimpin oleh Ustadz Saiful Anam, S.Pd.I., yang bertindak sebagai imam sholat sekaligus memimpin doa bersama. Pelaksanaan Sholat Ghaib merupakan bentuk penghormatan dan doa terbaik yang dikirimkan kepada para korban meninggal dunia akibat musibah yang terjadi. Suasana haru dan penuh keprihatinan menyelimuti masjid, mencerminkan empati yang tulus dari warga madrasah terhadap saudara sebangsa yang tengah tertimpa kesulitan.

Usai rangkaian ibadah, acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Kepala Madrasah, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya peran siswa dan seluruh civitas akademika untuk tidak hanya bersimpati, tetapi juga bertindak nyata meringankan beban penderitaan para korban. “Cara kita meringankan beban saudara-saudara kita adalah dengan berdoa dan yang terpenting, berdonasi seikhlasnya,” ujar Drs. Jamiluddin, menyentuh hati seluruh yang hadir.

Menindaklanjuti arahan tersebut, pihak madrasah secara langsung meluncurkan aksi penggalangan donasi. Kepala Madrasah mengajak seluruh siswa dan GTK untuk menyumbangkan dana seikhlasnya sebagai wujud kepedulian sosial.

Dana kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan dari seluruh warga MAN 3 Kediri ini nantinya tidak akan disalurkan secara mandiri. Menurut keterangan Kepala Madrasah, seluruh dana donasi akan dikumpulkan dan diserahkan melalui Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan yang terkumpul dapat disalurkan secara terorganisir, tepat sasaran, dan maksimal kepada para korban bencana di berbagai wilayah.(Humas)