
Kab.Kediri (MAN 3) – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri menggelar Lomba Ikrar Sumpah Pemuda yang berlangsung meriah hari ini, Jumat (24/10). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan pemahaman mendalam tentang sejarah perjuangan bangsa di kalangan siswa.

Lomba yang dipusatkan di Aula atas MAN 3 Kediri ini diikuti oleh perwakilan seluruh kelas. Tercatat, sebanyak 36 peserta sesuai dengan jumlah rombongan belajar (rombel) yang ada berpartisipasi dalam ajang unjuk kemampuan membaca ikrar dengan intonasi dan penghayatan terbaik. Atmosfer perlombaan terasa hidup dengan sorak sorai dukungan dari para siswa lainnya.

Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, M.Pd. I, membuka resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai kesadaran berbangsa dan bernegara. “Harapan anak-anak jauh lebih paham, bahwa ada bangsa Indonesia ini tidak serta merta ada melainkan melalui perjuangan yang panjang,” ujar Jamiluddin.

Beliau juga menekankan pentingnya menghargai kemerdekaan serta menjadikannya motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. “Niatkan mensyukuri nikmat kemerdekaan, jangan berkecil hati jika tidak menang, ikuti lomba yang serupa untuk peningkatan skill diri kita. Karena untuk ke depan, kita nanti akan menjadi penonton atau jadi pelaku,” tambahnya, sembari membuka acara dengan bacaan Basmalah dan Ummul Kitab.

Selain Lomba Ikrar Sumpah Pemuda, pihak madrasah juga telah menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi yang berlangsung sejak 6 hingga 23 Oktober 2025. Lomba menulis puisi tersebut diadakan untuk menjaring bakat-bakat sastra di kalangan siswa, di mana pemenang akan diambil Juara 1, 2, dan 3 untuk setiap jenjang kelas.

Untuk Lomba Ikrar Sumpah Pemuda, dewan juri akan memilih enam pemenang, yakni Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1, 2, dan 3 dari keseluruhan peserta. Proses penjurian dilakukan secara ketat oleh tiga juri : Zainul Mustofa, S.E., Ucik Nurmawati, M.Pd., dan Eko Sri Astutik, S.Pd. Kriteria penilaian meliputi pengucapan dan artikulasi (30%), intonasi dan ekspresi (40%), serta kostum dan kreativitas (30%).

Puncak dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2025. Seluruh pemenang, baik dari Lomba Ikrar Sumpah Pemuda maupun Lomba Cipta Puisi, akan diumumkan sekaligus menerima hadiah saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda berlangsung.(Humas)