info@man3kediri.sch.id

Rapat Dinas MAN 3 Kediri, Rumuskan Strategi Jitu Hadapi Kondisi Terkini

Rapat Dinas MAN 3 Kediri, Rumuskan Strategi Jitu Hadapi Kondisi Terkini

Kab.Kediri (MAN 3) – Seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Kediri berkumpul hari ini, Senin (1/9), dalam rapat dinas strategis yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I. Bertempat di ruang guru, rapat yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB ini digelar untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menyikapi berbagai situasi terkini, baik internal maupun eksternal.

Agenda rapat dibuka dengan sambutan selamat datang kepada Danil Prayitno, seorang guru yang kembali mengabdi di MAN 3 Kediri per 1 September, sesuai dengan surat tugas yang diterimanya. Setelah itu, rapat langsung membahas poin-poin krusial yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen madrasah.

Poin pertama yang dibahas adalah persiapan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan pada Kamis, 4 September 2025. Acara ini rencananya akan diisi dengan kegiatan berjanji atau tiba’an yang telah disiapkan oleh tim keagamaan dan kesiswaan, serta tausiyah agama dari KH. Abdur Rosyad, M.Pd.I. Rapat memutuskan bahwa jika kondisi memungkinkan, acara akan dimulai pukul 08.00 WIB secara luring. Namun, jika situasi tidak kondusif, maka acara akan diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Poin kedua, Kepala Madrasah menyoroti evaluasi kedisiplinan guru. “Karena masyarakat sudah percaya sama kita, maka jangan sampai KBM ada jam yang kosong,” tegas Jamiluddin. Ia menginstruksikan agar guru piket segera mengunggah informasi jam kosong ke grup kedinasan dan langsung menghubungi guru yang bersangkutan untuk memastikan KBM tetap berjalan efektif. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MAN 3 Kediri.

Terkait situasi terkini di Kabupaten Kediri, Jamiluddin menekankan pentingnya fleksibilitas. Jika kondisi aman, kegiatan belajar mengajar (KBM) akan tetap luring. Namun, jika situasi memburuk, KBM akan segera beralih daring. Beliau juga menghimbau seluruh jajaran untuk tidak membuat atau menyebarkan status serta berita yang memancing emosi dan sensitivitas. Selain itu, para wali kelas diminta berkoordinasi dengan wali murid untuk memastikan anak-anak sudah pulang ke rumah, mengingat jadwal KBM diperpendek menjadi pukul 06.45-13.30 WIB selama tanggal 1-4 September 2025.

Di akhir rapat, Kepala Madrasah menyampaikan beberapa himbauan penting. Sesuai edaran Dirjen, sebelum KBM dimulai, diimbau untuk menyanyikan lagu nasional. Tambahan dari Kepala Madrasah, juga disarankan untuk membaca Sholawat Tibbil Qulub yang dipercaya sebagai obat segala penyakit, menjaga kesehatan, dan menghindarkan diri dari kesulitan hidup.

Poin terakhir, menyampaikan informasi dari bidang Penma, mengingatkan setiap madrasah untuk bisa menjadi penyejuk bagi masyarakat sekitar dan terus menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Jamiluddin menutup rapat dengan pesan yang menyentuh, “Jaga Kediri kita dengan cara mewaspadai provokasi, hoaks, dan aksi penjarahan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Ini Kediri kita, tanggung jawab kita bersama. Bahu membahu, saling peduli, saling bantu, dan saling menjaga.” (EFNS)