
Kab. Kediri (MAN 3) — Sebanyak 21 siswa-siswi MAN 3 Kediri mengikuti simulasi Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Kediri (JPRK) pada Rabu (27/8). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer Timur MAN 3 Kediri dan didampingi langsung oleh guru pembina, Zeni Putri Aisyah. Simulasi ini merupakan persiapan krusial bagi para peserta didik sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya.

Simulasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Soal-soal yang diujikan mencakup satu mata pelajaran wajib dan satu mata pelajaran pilihan. Simulasi ini dirancang untuk membiasakan siswa dengan format dan jenis soal yang akan mereka temui di KKA nanti. Dengan demikian, diharapkan siswa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan kompetisi yang sesungguhnya.

Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) sendiri akan dibagi menjadi tiga wilayah regional. Wilayah 1 mencakup Kota dan Kabupaten Kediri, yang akan dilaksakan pada Rabu, 3 September 2025. Kemudian, wilayah 2 meliputi Kabupaten Ngajuk, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar, dengan jadwal pelaksanaan pada Rabu, 10 September 2025. Terakhir, wilayah 3 yang mencakup Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Nganjuk, akan dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025.

Mata pelajaran yang diujikan dalam KKA untuk jenjang SMA terdiri dari mata pelajaran wajib, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan. Pilihan mata pelajaran ini meliputi Matematika Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan Sejarah. Keberagaman mata pelajaran ini memungkinkan siswa untuk menunjukkan keahlian mereka di bidang yang diminati.

Adapun jenis soal yang diujikan sangat bervariasi, antara lain pilihan ganda sederhana (peserta memilih satu jawaban yang benar), pilihan ganda kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA, di mana peserta harus memilih lebih dari satu jawaban yang dianggap benar), dan pilihan ganda kompleks kategori (peserta diminta memberikan respons untuk setiap pernyataan). Total waktu yang diberikan untuk mengerjakan semua soal adalah 120 menit, menuntut peserta untuk cermat dan efisien dalam manajemen waktu.

Kepala MAN 3 Kediri, Drs. Jamiluddin, M.Pd.I., menyampaikan harapannya secara langsung kepada para siswa. “Semoga siswa-siswi yang mengikuti babak penyisihan KKA nanti bisa lolos melaju ke babak grand final,” ujar beliau. Harapan ini tidak hanya sekadar ucapan, melainkan juga menjadi motivasi tambahan bagi seluruh peserta. Dengan bekal doa dan dukungan penuh dari madrasah, para siswa diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan membawa nama baik MAN 3 Kediri di kancah kompetisi akademik (EFNS)