
Kab.Kediri (MAN 3) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri hari ini, Kamis (14/8) menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Pramuka ke-64 di lapangan utama madrasah. Peringatan tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa,” yang tidak hanya menjadi slogan, melainkan juga tekad nyata bagi seluruh anggota pramuka. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh seluruh siswa dan seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK), menunjukkan semangat kebersamaan dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana, Achmad Dahlan. Dalam amanatnya beliau menyampaikan, “Seluruh petugas upacara hari ini telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan penuh dedikasi,” ujar Achmad Dahlan. Petugas upacara, yang merupakan siswa-siswi aktif dari ekstrakurikuler Pramuka, tampil disiplin dan terampil. Achmad Dahlan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara atas kekhidmatan dan ketertiban yang mereka tunjukkan selama kegiatan berlangsung.

Selanjutnya, Achmad Dahlan membacakan amanat dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Wasesa. Amanat tersebut menekankan pentingnya tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” sebagai komitmen bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka.

Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesan ini disambut antusias oleh seluruh peserta upacara.

Tema tersebut bukan sekadar wacana, melainkan sebuah ajakan untuk bertindak. Melalui upacara ini, Gerakan Pramuka ditegaskan kembali sebagai agen perubahan yang mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan bangsa. Semangat kepanduan yang diajarkan dalam Pramuka diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang peduli, tangguh, dan berintegritas tinggi.

Peringatan Hari Pramuka di MAN 3 Kediri ditutup dengan harapan besar. Seluruh anggota Pramuka diharapkan dapat memegang teguh empat pilar kebangsaan, yaitu Ideologi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai harga mati. Jiwa-jiwa patriotik ini diharapkan terus menyala, menjadi bekal bagi para siswa untuk menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.(ESA/AF/N)