
Kab. Kediri (MAN 3) – Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, Rabu (16/7), menggelar pertemuan penting di ruang guru pada pukul 14.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Jamiluddin menyampaikan sejumlah informasi krusial terkait peningkatan mutu madrasah serta persiapan peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Tahun Baru Islam.

Untuk peningkatan mutu, Jamiluddin menekankan pentingnya kelengkapan name tag bagi seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) agar siswa-siswi lebih mudah mengenali mereka. Penggunaan Pin Korpri juga wajib bagi PNS dan P3K.

Lingkungan belajar juga menjadi perhatian, dengan imbauan kepada GTK untuk membawa pulang buku yang tidak terpakai demi menjaga kerapian meja kerja. Disiplin waktu diperkuat dengan penekanan pada ketepatan masuk kelas. Regu piket yang terdiri dari tiga orang akan ditugaskan untuk memantau kehadiran siswa di setiap kelas. Pembahasan dan pengisian kontrak kerja akan segera diselesaikan, dan kinerja tenaga outsourcing yang kurang maksimal dapat dilaporkan kepada Waka Sarpras untuk ditindaklanjuti.

Meskipun sudah terlewat, MAN 3 Kediri tetap akan memperingati PHBI Tahun Baru Islam pada Jumat (18/7). Acara ini akan diisi dengan pengajian dan pemberian santunan kepada anak-anak yang membutuhkan, termasuk anak yatim dan difabel. Dana santunan akan dikumpulkan dari siswa-siswi baru, dan GTK yang ingin bersedekah juga diperbolehkan untuk membantu. Rangkaian acara PHBI akan dimulai pukul 07.30 WIB dengan Salawat Al-banjari dan atau Habsi, dilanjutkan Istighasah pukul 08.00 WIB.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Tilawah, Sambutan Kepala Madrasah, dan dirangkai dengan pengajian dan ditutup dengan doa. Untuk pakaian pada acara tersebut, bapak-bapak diwajibkan mengenakan koko putih, sarung gelap, dan songkok MAN 3 Kediri, sementara ibu-ibu dapat menyesuaikan dengan mengenakan gamis atau pakaian syar’i lainnya.

“Untuk keperluan administrasi seperti Simpatika, Emis, dan Ekinerja, saya harapkan segera diselesaikan. Dan yang tak kalah penting, perangkat pembelajaran juga diusahakan sudah rampung 18 Juli,” tegas Jamiluddin. (EW)