
Kab. Kediri (MAN 3) – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri, Senin pagi (14/7) saat Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) resmi dibuka. Sebanyak 463 peserta didik baru yang terbagi dalam 12 rombongan belajar (rombel) antusias mengikuti upacara pembukaan ini. Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan bahwa Matsama tidak hanya menjadi ajang penyambutan siswa-siswi baru, tetapi juga penanaman nilai-nilai penting bagi seluruh warga madrasah.

Pembukaan Matsama ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa-siswi baru serta pelepasan balon ke udara, melambangkan harapan dan awal perjalanan pendidikan yang baru.

Dalam amanatnya, Jamiluddin menitikberatkan dua pesan kunci. Pertama, ia menekankan pentingnya meluruskan niat tholabul ilmi bagi siswa-siswi dalam menuntut ilmu. Ia juga mengingatkan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk senantiasa memiliki niat sebagai abdi masyarakat, bangsa, dan agama.
“Jadikan niat ini sebagai bekal utama untuk meraih keberkahan dalam setiap pelajaran,” pesannya dengan tegas.

Pesan kedua berfokus pada adaptasi dan penciptaan lingkungan tanpa perundungan. Jamiluddin mendorong siswa-siswi baru untuk segera berkenalan dan beradaptasi dengan lingkungan madrasah, baik sesama siswa-siswi, guru, maupun tenaga kependidikan.
“Di madrasah kita ini tidak ada tempat untuk perundungan atau bullying,” tegasnya.

Ia juga meminta para kakak kelas untuk menjadi suri teladan yang baik bagi adik-adiknya, menciptakan atmosfer yang positif dan suportif.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan memukau dari Marching Band Gita Nuansa Amanda MAN 3 Kediri. Dengan irama yang dinamis dan formasi yang teratur, penampilan mereka berhasil memukau seluruh peserta upacara, menambah semarak dan semangat di awal tahun ajaran baru ini.

Dengan rangkaian acara yang sarat makna dan hiburan, Matsama MAN 3 Kediri diharapkan menjadi fondasi kuat bagi siswa-siswi baru untuk beradaptasi, tumbuh, dan berprestasi di lingkungan madrasah yang positif dan suportif. (EW)