info@man3kediri.sch.id

MAN 3 Terima Magang dan Asistensi Mengajar IAIN Kediri

MAN 3 Terima Magang dan Asistensi Mengajar IAIN Kediri

Kab. Kediri (MAN 3) – MAN 3 menerima magang dan asistensi mengajar IAIN Kediri, Selasa (21/1). Sebanyak 13 mahasiswa Fakultas Tarbiyah, 4 mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 2 mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, 1 mahasiswa Tadris Matematika, 2 mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 3 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan 1 mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia mengikuti kegiatan hingga Mei 2025.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan, M. Nabil Khasbullah menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini menggunakan sistem in-out-in yang mencakup observasi awal, kembali ke kampus untuk refleksi, observasi lanjutan, dan pendampingan mengajar di lapangan.

Hal ini sesuai dengan kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis dan mendalam kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan.

“Dengan sistem ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi mengajar yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan madrasah,” ujarnya.

Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin menyatakan rasa senang dan bangga dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran calon guru ini.

Ia  juga mengimbau agar para mahasiswa dapat mematuhi semua peraturan yang berlaku di MAN 3 Kediri dan memberikan contoh positif kepada siswa-siswi. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi teladan, baik dalam sikap maupun perilaku, untuk membangun suasana yang kondusif di lingkungan madrasah.

Selain itu, Kepala MAN 3 Kediri mengajak mahasiswa untuk mengenal lebih dekat para Guru dan Tenaga Kependidikan di madrasah yang dipimpinnya. Hal ini penting untuk menciptakan kerja sama yang baik selama kegiatan berlangsung.

Terakhir, Jamiluddin berharap agar para mahasiswa mampu menghasilkan karya terbaik, baik dalam hal perangkat pembelajaran, administrasi, maupun tugas lainnya.

“Dengan demikian, pengalaman yang didapat tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membawa kontribusi positif bagi MAN 3 Kediri,” pungkasnya. (EW)