Kab. Kediri (MAN 3) – MAN 3 Kediri siap mendukung dan menyukseskan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2024. Hal itu disampaikan Kepala MAN 3 Kediri, Jamiluddin pada hari pertama pelaksanaan AKGTK, Senin (24/6) di madrasah jalan Jombang Kandangan Kabupaten Kediri yang menjadi titik lokasi (tilok) kegiatan tersebut.

“AKGTK bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, beberapa di antaranya sebagai Evaluasi Kompetensi, Identifikasi Kebutuhan Pelatihan, Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pengembangan Karir,  Pemetaan Kompetensi, dan Pengakuan dan Penghargaan,” tuturnya.

Sebagai Evaluasi Kompetensi,  AKGTK bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam berbagai aspek, termasuk pengetahuan pedagogis, kemampuan profesional, serta keterampilan teknis dan non-teknis yang relevan dengan tugas mereka.

Sebagai Identifikasi Kebutuhan Pelatihan guru dan tenaga kependidikan saat ini, asesmen ini dapat mengidentifikasi area-area yang memerlukan peningkatan dan pengembangan lebih lanjut. Hal ini membantu dalam merencanakan program pelatihan dan pengembangan yang lebih tepat sasaran.

Sebagai Peningkatan Kualitas Pendidikan, hasil asesmen dapat digunakan untuk merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dengan memastikan bahwa guru dan tenaga kependidikan memiliki kompetensi yang memadai, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah dapat meningkat.

Sebagai Pengembangan Karir, AKGTK juga bertujuan untuk mendukung pengembangan karir guru dan tenaga kependidikan dengan memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan mereka. Informasi ini dapat digunakan untuk merencanakan jalur karir yang lebih baik dan memberikan kesempatan bagi pengembangan profesional.

Sebagai Pemetaan Kompetensi, Asesmen ini membantu dalam memetakan kompetensi yang ada di antara guru dan tenaga kependidikan di berbagai daerah dan jenjang pendidikan. Dengan pemetaan ini, pemerintah dan pihak terkait dapat membuat kebijakan yang lebih efektif dan merata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Sebagai Pengakuan dan Penghargaan, guru dan tenaga kependidikan yang menunjukkan kompetensi tinggi dalam asesmen ini dapat diberikan pengakuan dan penghargaan yang sesuai.

Hal ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan kompetensi dan dedikasi mereka dalam bidang pendidikan.

“Dengan demikian, AKGTK 2024 dirancang untuk menjadi alat yang efektif dalam menilai, mengembangkan, dan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” tandasnya.

Berdasarkan data panitia, tilok MAN 3 Kediri AKGTK diikuti sebanyak 208 peserta terdiri dari Pengawas, Kepala RA, MI, MTs dan MA serta Guru Sains MI, guru  bahasa Indonesia dan Inggris, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia dan Ekonomi MTs dan MA sekitar tilok dan Guru MAN 3 Kediri.

AGTK Tilok MAN 3 Kediri akan berlangsung berlangsung mulai Senin hingga Rabu (24-26/6) dengan menggunakan 2 labkom berkapasitas masing-masing 25 peserta dibagi menjadi 3 sesi kecuali pada hari terakhir pelaksanaan hanya 1 sesi. (EW)