Bunga Kamboja Ikon Adiwiyata MAN 3 Kediri

 

Kab. Kediri (MAN 3) – Bunga Kamboja menjadi ikon Adiwiyata MAN 3 Kediri. Pengukuhan ikon tersebut ditandai dengan Launching Adiwiyata oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Kediri, M. Amir Sholehuddin di Madrasah Jalan Jombang Kasreman, Jumat (25/1).

Menuju MAN 3 dengan klub sepedanya, TCC (Tahu Cycling Club), Kepala Kankemenag bersama sekitar 50 stafnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyuluh Agama Agama Islam Fungsional. Mereka start dari Kantor KUA Kec. Pare dan finish di MAN 3 Kediri Kecamatan Kandangan yang berjarak sekitar 15 Km. Begitu tiba,  mereka disambut kepala madrasah, sejumlah guru dan  OSIS. Rombongan langsung bergabung dengan sekitar 1300 peserta  senam massal, guru dan tenaga kependidikan serta siswa-siswi  MAN 3 Kediri.

Mengawali Launching, Kepala MAN 3, Slamet Hariyanto menjelaskan alasan dipilihnya bunga Kamboja sebagai ikon adiwiyata. Menurutnya, Kamboja banyak tumbuh di madrasah dan pembudidayaannya mudah. Selain itu, kamboja  bisa diolah menjadi parfum aroma bunga kamboja yang semerbak ternyata tetap bertahan bahkan sampai kering. Aroma bunga ini dapat menimbulkan efek tenang dan segar.

“Hal inilah yang membuat banyak orang membuat aromaterapi dari bunga kamboja. Nanti, kamboja di MAN 3 dikeringkan, lalu diolah hingga menghasilkan ekstrak wangi kamboja. Nantinya, ekstrak ini akan diolah menjadi parfum dan aroma terapi,” terang Slamet.

Kepala Kantor M. Amir Sholehuddin menjelaskan, madrasah adiwiyata adalah yang peduli dengan lingkungan sehat, bersih dan indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan warga madrasah menyadari, lingkungan yang hijau, asri, rindang dan bersih baik untuk kesehatan.

“Untuk itu anak-anaku yang oke, jagalah kerindangan, keasrian dan kebersihan madrasah, agar adiwiyata MAN 3 menjadi nyata,” tuturnya. (OK)

Respond For " Bunga Kamboja Ikon Adiwiyata MAN 3 Kediri "

Sorry, comments are closed for this post.